Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Wajib Tahu, 8 Kombinasi Skincare Ini Bisa Bikin Kulit Rusak

Fanzha Shefya Yuananda • Selasa, 13 Mei 2025 | 03:35 WIB

Kombinasi skincare yang tidak boleh disatukan.
Kombinasi skincare yang tidak boleh disatukan.

RadarBanyuwangi.id - Perawatan kulit telah menjadi bagian penting dari rutinitas harian banyak orang.

Namun, penggunaan berbagai produk skincare yang mengandung bahan aktif harus dilakukan dengan pengetahuan yang tepat.

Sebab, mencampur bahan-bahan tertentu tanpa memahami interaksinya bisa menyebabkan iritasi, kemerahan, bahkan kerusakan kulit jangka panjang.

Berikut ini adalah delapan kombinasi bahan aktif dalam skincare yang sebaiknya tidak digunakan secara bersamaan, beserta alasan ilmiahnya.

AHA/BHA + Niacinamide

Alpha Hydroxy Acid (AHA) dan Beta Hydroxy Acid (BHA) merupakan exfoliant yang bekerja efektif mengangkat sel kulit mati.

Namun, bila dikombinasikan dengan niacinamide (Vitamin B3), bisa memicu sensasi perih atau terbakar pada kulit.

Solusi: Gunakan AHA/BHA di malam hari dan niacinamide di pagi hari untuk menghindari iritasi.

AHA/BHA + Vitamin C

Keduanya bersifat asam dan bekerja di tingkat pH yang berbeda. Jika digunakan bersamaan, potensi iritasi kulit meningkat, terutama bagi pemilik kulit sensitif.

Solusi: Gunakan Vitamin C di pagi hari dan simpan AHA/BHA untuk malam hari.

AHA/BHA + Retinol

Kombinasi ini bisa terlalu keras bagi sebagian besar jenis kulit. Efek sampingnya bisa berupa kulit kering, mengelupas, hingga inflamasi.

Solusi: Gunakan retinol di malam hari yang berbeda dengan pemakaian AHA/BHA, atau pilih salah satu bahan saja.

Retinol + Vitamin C

Keduanya sangat efektif jika digunakan secara terpisah, namun memiliki pH ideal yang berbeda. Bila dipakai bersamaan, efektivitasnya menurun dan dapat menyebabkan sensitivitas kulit meningkat.

Solusi: Vitamin C di pagi hari, retinol di malam hari.

Retinol + Benzoyl Peroxide

Keduanya dapat saling menetralkan, yang artinya efektivitas akan berkurang. Selain itu, risiko iritasi meningkat signifikan jika keduanya digunakan bersamaan.

Solusi: Gunakan benzoyl peroxide di pagi hari dan retinol di malam hari.

Retinol + Salicylic Acid

Kombinasi ini sama-sama bekerja agresif pada kulit, sehingga dapat menyebabkan over-exfoliation, yang berujung pada kulit kering dan kemerahan.

Solusi: Hindari penggunaan bersamaan, dan beri jeda beberapa hari di antara penggunaan masing-masing bahan.

Salicylic Acid + Vitamin C

Meski sama-sama bermanfaat untuk mengatasi jerawat dan mencerahkan kulit, penggunaan bersama dua bahan ini yang bersifat asam justru berisiko menimbulkan iritasi.

Solusi: Gunakan secara terpisah, misalnya salicylic acid di malam hari dan vitamin C di pagi hari.

Salicylic Acid + Benzoyl Peroxide

Dua bahan ini sering ditemukan dalam produk anti-jerawat. Namun, jika dipakai bersamaan, justru bisa membuat kulit over-dry dan teriritasi.

Solusi: Fokus pada salah satu bahan sesuai kebutuhan kulit, atau gunakan bergantian pada hari berbeda.

Menggunakan skincare memang baik, namun kombinasi yang tidak tepat dapat menimbulkan masalah baru pada kulit.

Penting untuk memahami interaksi antar bahan aktif sebelum menggabungkannya dalam rutinitas harian.

Bila ragu, konsultasikan dengan dermatolog atau ahli kecantikan terpercaya. Ingat, merawat kulit itu penting, tapi merawatnya dengan bijak jauh lebih penting. (*)

Editor : Lugas Rumpakaadi
#Kombinasi #Iritasi #skincare #digabung #bahaya #kulit wajah #Tidak boleh