Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Doyan Ngemil Kue Donat, Waspadai Ancaman Kesehatan yang Menyertainya

Niklaas Andries • Senin, 28 April 2025 | 19:25 WIB

BATAS AMAN: Konsumsi donat butuh batas aman karena berpotensi ada bahaya kesehatan disana
BATAS AMAN: Konsumsi donat butuh batas aman karena berpotensi ada bahaya kesehatan disana
 Radarbanyuwangi.id – Siapa yang tidak suka dengan cita rasa donat. Rasanya yang manis gurih dengan aneka jenis toping yang terjadi diatasnya menjadikannya kudapan yang banyak disukai.

Donat kerap disajikan dalam berbagai suasana. Mulai untuk acara hajatan, hantaran bagi orang terkasih, hingga menjadi camilan. Namun siapa sangka dibalik rasanya yang menggugah selera tersebut.

Donat menyimpan bom waktu yang bisa membahayakan bagi kesehatan. Ini tidak lepas dari kandungan kalori yang ada dalam donat cukup besat.

Satu buah donat saja  mengandung kalori sebesar 150 hingga 350 kkal. Ini semua, tergantung dari jenis bahan, isi, dan taburan yang digunakan.

Dari donat yang mengandung 350 kkal, terdapat 56.5 gram karbohidrat, 9.4 gram protein, dan 10.4 gram lemak.

Tingginya kalori pada donat tersebut dapat berdampak buruk bagi kesehatan bila dikonsumsi terlalu sering dan dalam porsi besar.

Berikut beberapa potensi gangguan dari konsumsi donat secara berlebihan:

1. Bermasalah dengan berat badan

Terlalu banyak makan donat dapat meningkatkan berat badan. Ini disebabkan kandungan  kalori yang tersimpan di donat yang cukup besar. Satu donat saja bisa mengandung kalori hingga 350 kkal atau setara dengan 1 buah mangkuk nasi putih.

2. Meningkatkan resiko diabetes

Toping yang ada dalam donat ternyata patut diwaspadai. Sebab bisa meningkatkan risiko penyakit diabetes. Kandungan gula dalam donat paling tidak terdiri dari 5 sendok teh gula. Bahaya konsumsi donat setiap hari dapat meningkatkan risiko penyakit diabetes karena kandungan gula yang tinggi pada makanan ringan tersebut.

3. Berpotensi merusak gigi

Makan donat terlalu sering bisa mengikat gusi dan memproduksi asam. Bila tercampur dengan air liur, asam tersebut akan menyebabkan plak gigi. Bahaya makan donat secara berlebihan dapat mengganggu kesehatan gigi.

4. Meningkatkan resiko penyakit jantung

Konsumsi satu donat bisa meningkakan angka maksimal asupan lemak trans yang diperbolehkan untuk tubuhorengan, keripik, makanan olahan, dan masih banyak lagi.

Konsumsi lemak trans yang terlalu banyak, termasuk donat dapat meningkatkan kadar kolesterol dan trigliserida dalam darah serta menaikkan risiko terkena penyakit jantung.(*)

Editor : Niklaas Andries
#donat #diabetes #kesehatan #merusak gigi #kue donat #kudapan #penyakit jantung #berat badan