Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Sederet Bahaya dan Efek Samping Tanaman Kratom Jika Dikonsumsi Secara Berlebih

Ali Sodiqin • Senin, 3 Maret 2025 | 18:14 WIB
Pusing, mual, dan ngantuk, adalah salah satu efek negatif tanaman kratom. (Ali Sodiqin/AI/Radar Banyuwangi)
Pusing, mual, dan ngantuk, adalah salah satu efek negatif tanaman kratom. (Ali Sodiqin/AI/Radar Banyuwangi)

RADAR BANYUWANGI - Meskipun tanaman kratom memiliki potensi manfaat, namun penting untuk diingat bahwa penggunaannya juga dapat menimbulkan risiko, termasuk efek samping, ketergantungan, dan masalah kesehatan lainnya.

Oleh karena itu, sangat penting untuk berkonsultasi dengan profesional kesehatan sebelum menggunakan kratom atau suplemen herbal lainnya.

Tanaman kratom dapat menimbulkan berbagai bahaya bagi kesehatan. Penggunaan daun kratom dapat menyebabkan efek samping seperti mual, sembelit, halusinasi, dan bahkan risiko kecanduan.

Dalam dosis tinggi, kratom juga dapat berpotensi lebih berbahaya dibandingkan dengan beberapa narkotika, sehingga penting untuk berhati-hati.

Penggunaan kratom dapat menyebabkan berbagai efek samping fisik. Antara lain pusing, mengantuk, mulut kering, mual dan muntah, berat badan turun, gangguan buang air kecil dan besar, serta kerusakan hati.

Selain risiko pada fisik, tanaman kratom juga memiliki risiko kecanduan. Penggunaan jangka panjang dapat menyebabkan ketergantungan.

Gejala saat berhenti menggunakan kratom, meliputi iritabilitas, mual, diare, insomnia, kejang otot, dan nyeri.

Pengguna kratom juga dapat mengalami efek psikologis negatif. Yaitu kecemasan, depresi, perasaan dan gelisah.

Kasus overdosis kratom juga telah ada. Bahkan ada beberapa kematian terkait penggunaan kratom yang berlebihan.

Di Amerika Serikat, terdapat laporan tentang kematian akibat overdosis teh kratom.

Dari hadil regulasi dan penelitian, tanaman kratom telah dimasukkan dalam daftar New Psychoactive Substances (NPS).

Yakni, masih diperlukan adanya regulasi dan penelitian lebih lanjut tentang keamanan dan efek tanaman kratom.

Mengingat potensi bahaya ini, sangat penting untuk menggunakan kratom dengan hati-hati dan berkonsultasi dengan profesional kesehatan sebelum mengonsumsinya. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#manfaat #kesehatan #Kecanduan #tanaman kratom #Negatif #halusinasi #tanaman herbal #bahaya #efek samping #depresi