Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Gelar Pemeriksaan USG dan Jantung di Desa, Pemkab Banyuwangi Perluas Jemput Bola Layanan Kesehatan

Sigit Hariyadi • Senin, 10 Februari 2025 | 18:33 WIB
Bupati Ipuk Fiestiandani berbincang dengan salah satu ibu hamil yang mengakses layanan kesehatan dalam program Bunga Desa di Cantuk, Kecamatan Singojuruh, Kamis (6/2).
Bupati Ipuk Fiestiandani berbincang dengan salah satu ibu hamil yang mengakses layanan kesehatan dalam program Bunga Desa di Cantuk, Kecamatan Singojuruh, Kamis (6/2).

RadarBanyuwangi.id - Pemkab Banyuwangi terus mengintensifkan program jemput bola layanan kesehatan guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Tidak hanya memberikan layanan kesehatan dasar, pemkab juga rutin menggelar pemeriksaan ultrasonografi (USG) bagi ibu hamil serta pemeriksaan jantung di desa-desa.

Layanan pemeriksaan kesehatan serta USG gratis bagi ibu-ibu hamil tersebut salah satunya digelar saat pelaksanaan program Bupati Ngantor di Desa (Bunga Desa) di Cantuk, Kecamatan Singojuruh, Kamis (6/2).

Puluhan ibu hamil antusias hadir ke layanan USG yang dilaksanakan di pos kesehatan desa di kantor desa setempat.

“Sebenarnya di setiap Puskesmas di Banyuwangi sudah ada layanan USG untuk ibu hamil, namun kadang ada yang merasa jauh untuk periksa ke puskesmas. Jadi kami gelar di desa untuk memudahkan mereka (ibu hamil) melakukan pemeriksaan kehamilan,” ujar Bupati Ipuk Fiestiandani.  

Salah satu warga, Qorin, mengaku sangat terbantu dengan adanya program USG di kantor desa. “Alhamdulillah gratis dan dekat rumah. Baru kali ini memang saya periksa USG,” ujarnya.

Program Bunga Desa dilakukan Bupati Ipuk sejak 2021. Saat ngantor di desa, dibuka ratusan layanan pemerintahan untuk memudahkan warga desa setempat dan sekitarnya.

Mereka bisa mengakses berbagai layanan, mulai pengurusan dokumen administrasi kependudukan (adminduk), pajak daerah, kesehatan gratis, konsultasi hukum, hingga pengurusan izin usaha mikro.

“Tidak semua warga bisa mengakses layanan daring (online) dan tidak semua warga memiliki kesempatan untuk mengakses ke kota. Jadi kami memberikan pilihan dengan mendekatkan layanan ke desa-desa,” terang Ipuk.             

Secara bergilir, layanan kesehatan mulai pemeriksaan USG untuk ibu hamil dan pemeriksaan jantung dihadirkan ke desa-desa di kabupaten ujung timur Pulau Jawa ini.   

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyuwangi Amir Hidayat menambahkan, jemput bola layanan kesehatan juga hadir di desa-desa dengan tingkat kasus Penyakit Tidak Menular (PTM) tinggi. Seperti hipertensi, jantung, dan stroke

Di daerah yang PTM-nya tinggi, imbuh dia, secara berkala didatangkan dokter spesialis jantung dan pembuluh darah (Sp.JP) untuk memberikan layanan. Warga juga bisa sharing kepada dokter dan tenaga kesehatan di puskesmas setempat.

“Banyak warga yang memanfaatkan layanan pemeriksaan jantung di desa ini. Pasiennya meluber juga, jadi rutin memang akan kami gelar,” pungkasnya. (sgt)

Editor : Ali Sodiqin
#jantung #jemput bola #kehamilan #pemkab banyuwangi #bunga desa #usg #layanan kesehatan