Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

RSU Bhakti Husada Glenmore Layani Terapi Okupasi Pada Anak Kecanduan Ganget

Agus Baihaqi • Selasa, 21 Januari 2025 | 13:30 WIB
CINTA ANAK: Terapis RSU Bhakti Husada krikilan, Kecamatan Glenmore sedang menerapi salah satu anak kecandua gendet.
CINTA ANAK: Terapis RSU Bhakti Husada krikilan, Kecamatan Glenmore sedang menerapi salah satu anak kecandua gendet.

RadarBanyuwangi.id - Saat ini banyak anak-anak, bahkan masih berumur di bawah lima tahun (balitas) dan usia sekolah dasar, menggunakan gadget.

Satu segi, itu bisa mengalihkan perhatian anak ketika di tempat umum agar anak tenang, tidak merengek, dan tidak kemana-mana.

Pemberian gadget pada anak, tidak memberikan stimulasi tumbuh kembang.

Anak menjadi kurang bergerak karena diam memerhatikan gadget, kemampuan kognitifnya hanya sebatas apa yang ditonton, komunikasi juga menjadi kurang karena anak tidak dipancing untuk berbicara, hanya menerima informasi dari apa yang dilihat di gadget.

Terapis Okupasi RSU Bhakti Husada, Krikilan, Ria Eka Handayani S.Tr.Kes mengatakan, banyak ditemui anak yang belum bisa bicara padahal usia sudah semakin besar, fokus mata ketika diajak bicara minim, dan cenderung menjadi hiperaktif atau pasif.

”Kalau orang tua menemui ciri-ciri itu, yang harus dilakukan hentikan pemberian gadget. Mulai stimulasi anak sesuai dengan usianya,” katanya.

Menurut Ria, tujuan dari okupasi terapi itu menjadikan anak dapat mandiri, dan anak dapat beradaptasi di lingkungannya. Terapi yang diberikan, terapi sensori integrasi berupa aktivitas bermain dengan analisis sampai mana kemampuan anak yang perlu dikembangkan.

”Bila penghentian gadget dan stimulasi sudah dilakukan, tetapi perkembangan anak belum juga mengalami kemajuan, atau bahkan memperlihatkan perkembangan dibawah usianya, segeralah konsultasi ke dokter spesialis anak di RSU Bhakti Husada Krikilan,” ujarnya.

Konsultas itu, jelas dia, untuk mengetahui apakah anak memerlukan terapi atau tidak. RSU Bhakti Husada Krikilan sudah memiliki pelayanan okupasi terapi yang membantu stimulasi tumbuh kembang anak.

“Juga menangani anak dengan kondisi special seperti down syndrome, ADHD, autism, dan GDD,” terangnya seraya menyampaikan jika membutuhkan informasi lebih lanjut bisa menghubungi customer care nomor 081243843100, atau menghubungi IGD RSU Bhakti Husada Krikilan, (0333) 821118.(*/abi)

 

 

Editor : Ali Sodiqin
#Kecanduan #rsu bhakti husada #terapi #gadget #handphone #Anak #hp