RadarBanyuwangi.id - RSUD Genteng menyediakan layanan konsultasi gizi kepada pasien. Di poli ini, pasien yang direkomendasikan dokter untuk menjalani diet makanan tertentu, bisa berkonsultasi lebih detail dengan ahli gizi.
Kesembuhan seorang pasien, tidak hanya ditentukan melalui terapi dan pengobatan yang dilakukan, tetapi juga berkaitan dengan pola makan (diet) pasien.
“Di RSUD Genteng tidak hanya menyediakan menu terbaik bagi pasien, tapi juga melayani konsultasi gizi,” terang ahli gizi RSUD Genteng, Harini Puji Rahayu,S.Gz.
Menurut Harini, pelayanan konsultasi gizi diawali dengan melakukan pengkajian status gizi, yakni pemeriksaan fisik yang meliputi pengukuran tinggi badan maupun berat badan.
”Hal ini untuk mengetahui adanya tanda klinis kekurangan gizi seperti sangat kurus dan pucat, atau gizi lebih misalnya gemuk dan sangat gemuk atau obesitas,” katanya.
Disamping itu, jelas dia, pemeriksaan laboratorium juga perlu dilakukan untuk mendeteksi adanya kelainan biokimia yang mendukung diagnosa penyakit, serta menegakkan masalah gizi pasien.
“Poli gizi RSUD Genteng melayani pasien umum dan BPJS,” terangnya.
Harini menyebut, permasalahan yang paling banyak dikonsultasikan untuk pasien umum, meliputi program diet untuk menurunkan berat badan.
Yang paling penting dalam konsultasi gizi, bagaimana membuat perubahan pengetahuan pasien, berkaitan dengan sikap dan perilaku makan atau pola makan sesuai dengan kebutuhan dan kondisi kesehatan pasien.
“Masyarakat jangan sembarangan melakukan program diet, karena akan membahayakan tubuh apabila asupan nutrisi yang masuk tidak sesuai dengan asupan nutrisi yang harus dipenuhi,” ungkapnya.
Akan lebih baik, kata dia, jika memang membutuhkan diet atau ingin melakukan program menurunkan berat badan, hendaknya melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan ahli gizi profesional.
“Begitu juga untuk pasien yang memiliki penyakit tertentu yang memang tidak memungkinkan mengonsumsi makanan sembarangan,” katanya. (*/abi)
Editor : Ali Sodiqin