RadarBanyuwangi.id - Dalam rangka memeriahkan Hari Kesehatan Nasional (HKN) yang diperingati setiap 12 November, Rumah Sakit Umum (RSU) Bhakti Husada, Krikilan, Kecamatan Glenmore menggelar bhakti sosial (baksos) operasi sumbing, langit-langit, dan terapi wicara. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu (23/11) sampai Senin (25/11).
Operasi dan terapi yang dilaksanakan tanpa dipungt biaya alias gratis ini, dibka oleh Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banyuwangi, Amir Hidayat. Hadir dalam acara itu, ketua Forum Rumah Sakit se Kabupaten Banyuwangi yang juga Direktur RSUD Genteng, dr Hj Asiyah Anggraeni, Forpimka Glenmore, anggota Persatuan Perawat Negara Indonesia (PPNI), dan anggota organisasi profesi lainnya.
Direktur RSU Bhakti Husada, Krikilan, dr Martha Nurani Putri mengatakan, baksos ini n kolaborasi antara RSU Bhakti Husada, Krikilan, RSUD dr Saiful Anwar dan Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya Malang Yayasan Sekar Lintas Nusantara dengan inisiator PPNI Cabang Banyuwangi. “Kegiatan ini kolaborasi yang didukung penuh oleh Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, dan tahun ini rumah sakit kami menjadi salah satu yang dipilih untuk menjadi tuan rumah,” katanya.
Menurut dr Martha, dalam kegiatan ini ada enam pasien yang menjalani operasi, dan tujuh orang yang mengikuti terapi wicara. Seluruh pengobatan itu, dijamin gratis dengan pelayanan maksimal. “Seluruh pengobatan dan pelayanan yang diberikan tidak dipungut biaya,” tuturnya.
Dalam sambutannya, dr Martha juga menyampaikan pada para peserta baksos untuk terus semangat menjalani proses pengobatan. Hal itu juga ditunjukkan saat pemberian hadiah kepada pasien saat visitasi ke ruangan bersama Plt Kepala Dinkes dan tamu undangan. “Tetap semangat, semoga segera diberikan kesembuhan dan bisa beraktivitas dengan lebih baik lagi,” katanya seraya menyampaikan RSU Bhakti Husada Krikilan siap berkolaborasi dalam kegiatan pengabdian masyarakat lainnya.
Hal yang sama disampaikan perwakilan tim RSUD dr Saiful Anwar Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya, Malang, Bagong Priyantono. Menurutnya, tim siap berkolaborasi bersama Pemerintah Kabupaten Banyuwangi untuk meningkatkan derajad kesehatan masyarakat Blambangan, khususnya bagi penyandang cacat bibir sumbing dan warga kurang mampu. “Semoga dengan operasi ini, kualitas hidup masyarakat meningkat,” harapnya.
Plt Kadinkes Banyuwangi, Amir Hidayat saat mengunjungi pelaksanaan operasi bibir sumbing mengapresiasi kegiatan ini. Menurutnya, baksos tersebut sangat membantu program Dinas Kesehatan dalam menemukan, mendata, sekaligus menangani bibir sumbing yang ada di Banyuwangi. “Baksos semacam ini sangat bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.(sas/abi)
Editor : Agus Baihaqi