RadarBanyuwangi.id – Rumah Sakit Al Huda (RSAH) Gambiran mengirim tim ahli ke Puskesmas Purwoharjo Sabtu lalu (12/10). Mereka melakukan pendampingan dan peningkatan kapasitas tenaga kesehatan.
Pengiriman tim ahli ke Puskesmas Purwoharjo itu merupakan bentuk dukungan pada program Pemkab Banyuwangi. Yakni pendampingan peningkatan kapasitas tenaga kesehatan di puskesmas.
Pada kesempatan tersebut, dr. Wasilul Haq SpOG, dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan RSAH menyampaikan manfaat dan pentingnya mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besi bagi ibu hamil.
Selain membantu mencegah anemia, zat besi juga dapat membantu meningkatkan stamina, meningkatkan daya tahan tubuh bagi ibu hamil.
Menurut dokter Wasilul, konsumsi zat besi juga akan mendukung proses perkembangan saraf dan otak janin. Juga perkembangan organ-organ tubuh lainnya secara optimal. ‘’Serta dapat menurunkan risiko terjadinya kelahiran prematur dan berat badan lahir rendah (BBLR) pada bayi,’’ ujarnya.
Secara terpisah, Direktur RSAH dr. Indiati MMRS menyampaikan, RSAH selalu turut serta menyukseskan program pemerintah. Khususnya penurunan angka kematian ibu dan bayi. Sebagai pelengkap, RSAH juga mengirimkan perawat dan bidan senior.
Ini untuk berbagi update ilmu, terutama dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak, kegawat-daruratan, dan sistem rujukan maternal neonatal.
‘’Bagaimana selalu mematuhi alur rujukan sesuai standar prosedur operasional yang sudah ditetapkan, kemudian melakukan komunikasi efektif dengan petugas rumah sakit rujukan. Sehingga kegawatan yang dialami ibu hamil dapat tertangani dengan baik,’’ tuturnya.
Saat ini, kata Indi, RSAH memiliki lima dokter spesialis kebidanan dan kandungan, serta dua dokter spesialis anak. RSAH juga didukung tenaga perawat dan bidan terlatih besertifikat NICU.
Ruang neonatal perinatal juga dilengkapi alat canggih CPAP dan Ventilator, serta pemeriksaan penunjang lengkap.
Karena itu, RSAH siap dan tanggap menangani kasus kegawatan maternal neonatal dan perinatal risiko tinggi. Sehingga program penurunan AKI AKB dan stunting bisa segera tercapai. (*/bay)
Editor : Ali Sodiqin