RadarBanyuwangi.id – Hernia didefinisikan kelemahan otot atau jaringan dinding rongga perut, yang menyebabkan isi rongga perut menonjol.
Hernia sering dianggap benjolan biasa. Padahal, hernia terjadi ketika lapisan dalam otot perut atau sendi melemah.
Hernia yang dibiarkan memburuk dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, dan membahayakan tubuh penderitanya.
Bagaimana cara tepat untuk menangani hernia? Dalam dunia kedokteran, salah satu metode operasi dalam menangani hernia, yaitu operasi bedah terbuka.
Operasi hernia menjadi salah satu prosedur medis yang dilakukan, untuk memperbaiki hernia ketika organ atau jaringan lemak yang menonjol akibat lemahnya dinding rongga perut.
”Pembedahan dilakukan untuk mendorong bagian yang menonjol kembali ke tempatnya, dan memperkuat area otot atau jaringan yang melemah supaya hernia tidak kambuh,” kata dr Nurul Huda, Sp B, dokter spesialis bedah umum RSU Bhakti Husada, Krikilan, Kecamatan Glenmore.
Menurut dr Nurul, operasi terbuka itu tindakan pembedahan dengan membuat sayatan besar di area hernia.
Dalam prosedur operasi terbuka, dokter akan melakukan tindakan terhadap hernia yang menonjol kembali ke perut. ”Kemudian memperkuat otot atau jaringan yang melemah dengan jahitan atau jaringan sintesis (mesh),” ujarnya.
Pemilihan teknik pembedahan hernia tergantung pada faktor penderita. Termasuk faktor ukuran dan lokasi hernia, kesehatan penderita, dan keahlian dokter bedah.
Jika Anda memiliki keluhan atau gejala pada penderita hernia, segera konsultasi ke dokter spesialis bedah dengan dr Agus Wahyudi, SpB setiap Senin, Rabu, dan Jumat pukul 15.00-18.00.
Untuk dr Nurul Huda SpB setiap Senin pukul 17.00-selesai. Kamis dan Sabtu pukul 10.00-selesai.
Atau menghubungi pendaftaran Poli Bedah RSU Bhakti Husada pada (0333) 822674 atau 081333748556. (abi)
Editor : Ali Sodiqin