Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Kuatkan Kapasitas Organisasi, PPNI Banyuwangi Bangun Pelayanan Kesehatan

Fredy Rizki Manunggal • Rabu, 18 September 2024 | 12:10 WIB
PERKUAT ORGANISASI: Konsolidasi DPD PPNI Banyuwangi mengusung tema ’Penguatan Kapasitas Organisasi PPNI dalam Pembangunan Kesehatan di Kabupaten Banyuwangi’.
PERKUAT ORGANISASI: Konsolidasi DPD PPNI Banyuwangi mengusung tema ’Penguatan Kapasitas Organisasi PPNI dalam Pembangunan Kesehatan di Kabupaten Banyuwangi’.

RadarBanyuwangi.id – Organisasi Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Banyuwangi terus melakukan pengembangan untuk memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat.

Pada Minggu (15/9) kemarin, DPD PPNI Banyuwangi melakukan rapat konsolidasi untuk penguatan organisasi di gedung Sekretariat Terpadu PPNI Banyuwangi.

Rapat konsolidasi mengusung tema ”Penguatan Kapasitas Organisasi PPNI dalam Pembangunan Kesehatan di Kabupaten Banyuwangi”.

Acara tersebut dihadiri Dewan Pertimbangan, pengurus DPD, pengurus DPK, serta anggota PPNI Banyuwangi. Hadir pula Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani bersama dengan Ketua DPD PPNI Banyuwangi Ns H Subroto, SKep MMKes.

Keduanya turut menjadi narasumber kegiatan konsolidasi organisasi para perawat di Banyuwangi tersebut.

Dalam acara tersebut, Bupati Ipuk Fiestiandani memberikan materi terkait peningkatan kapasitas komunikasi pelayanan publik.

Ipuk berharap para perawat sebagai pelayan publik tetap mengedepankan konsep pelayanan terbaik kepada masyarakat.

TERUS BERSINERGI: Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani bersama anggota PPNI Banyuwangi di depan gedung Sekretariat Terpadu PPNI Banyuwangi, Minggu (15/9).
TERUS BERSINERGI: Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani bersama anggota PPNI Banyuwangi di depan gedung Sekretariat Terpadu PPNI Banyuwangi, Minggu (15/9).

Mereka diminta untuk terus mempunyai empati, bersikap ramah, serta terus membudayakan 5S (senyum, sapa, salam, sopan, santun) dalam kesehariannya.

”Peran perawat dalam pembangunan kesehatan di Banyuwangi sangat penting. Perawat harus terus ikut serta memberikan semangat untuk melayani dalam hal preventif dan promosi budaya hidup sehat masyarakat Banyuwangi,” ujar Ipuk.

Kehadiran Ipuk menjadi booster bagi seluruh perawat anggota PPNI Banyuwangi yang hadir dalam rapat konsolidasi tersebut.

Terutama untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik dan sepenuh hati.

Ketua DPD PPNI Banyuwangi Ns H Subroto SKep, MMKes menambahkan, PPNI siap terus bersinergi dengan pemerintah daerah untuk pembangunan kesehatan di Kabupaten Banyuwangi.

Subroto berharap dengan peningkatan kesejahteraan perawat di Banyuwangi melalui Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) bagi perawat ASN dan swasta dari pemerintah daerah serta pengurusan Surat Izin Praktik Perawat (SIPP) Mandiri disesuaikan dengan UU Kesehatan Nomor 17 Tahun 2023, akan semakin mendorong perawat untuk bertugas secara maksimal.

”Kami siap terus bersinergi memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat,” tegas Subroto. (fre/aif/c1)

Editor : Ali Sodiqin
#ppni #perawat #layanan kesehatan #banyuwangi