Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Kratom Resmi Jadi Komoditas Ekspor, Ini Kandungan dalam Tumbuhan Tersebut yang Rawan Disalahgunakan

Salis Ali Muhyidin • Rabu, 11 September 2024 | 20:59 WIB
Daun kratom
Daun kratom

RadarSitubondo.id - Pemerintah resmi membuat aturan tentang kebijakan penanganan, pemanfaatan, dan perdagangan tanaman kratom.

Pengaturan ini merupakan tindak lanjut dari rapat internal mengenai tata niaga ekspor kratom yang dipimpin Presiden Joko Widodo di istana pada Kamis,(20/6)lalu.

Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri, Isy Karim   mengungkapkan, pengaturan ekspor komoditas kratom bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah dan keberterimaan produk ekspor Indonesia.

Aturan  tata  niaga  ekspor  kratom akan diberlakukan  ketentuan  standar ekspor, diantaranya bebas cemaran mikrobiologi, logam berat, dan campuran daun lainnya.

“Perubahan Permendag tata niaga ekspor kratom merupakan tindak lanjut hasil rapat internal yang dipimpin PresidenJ okowi. Dalam rapat tersebut diputuskan, ekspor kratom harus sesuai  dengan standar yang telah ditentukan guna meningkatkan nilai  tambah dan memberikan kepastian hukum,” ungkap Isy Karim dikutip dari laman resmi Kemendag RI.

Lebih  lanjut,  Isy  menjelaskan,  pengaturan  tata  niaga  kratom  difokuskan  untuk  ekspor, bukan penggunaan dalam negeri.  Pengaturan  ini juga bertujuan untuk mencegah penyalahgunaan kratom.

“Saya berharap pelaku usaha dapat menjalankan Permendag ini sehingga dapat meningkatkan perekonomian Indonesia,” tutur Isy Karim.

Lalu kenapa kratom hanya diperbolehkan dijadikan komoditas ekspor dan dikhawatirkan disalahgunakan?.

Ternyata, tanaman tropis yang banyak tumbuh di kawasan Asia Tenggara, seperti Indonesia, Thailand, Malaysia, dan Papua Nugini ini rupanya juga punya banyak manfaat.

Rupanya, ditilik dari channel YouTube Tanam Aja, penduduk asli di kawasan Asia Tenggara telah menggunakan daun kratom untuk berbagai keperluan.

Daun kratom mengandung lebih dari 40 senyawa aktif, yang paling menonjol adalah alkaloid mitragynine dan 7-hydroxymitragynine.

Selain itu, Kratom juga punya kandungan antioksidan antara lain, flavonoid, terpenoid, saponins, polifenol, dan glikosida.

Ragam senyawa ini diketahui sebagai kandungan yang memberik efek utama yang dihasilkan oleh daun kratom.

Kratom dikenal memiliki banyak manfaat seperti meningkatkan stamina dan menjaga tubuh seseorang yang mengonsumsinya menjadi tidak mudah lelah.

Selanjutnya, daun kratom juga dikenal mampu ampuh untuk mengatasi gangguan tidur seseorang. 

Ini didapat dari efek kantuk dan menenangkan setelah mengonsumsi tanaman ini dengan dosis yang pas.

Tidak hanya itu, daun kratom juga lumrah digunakan untuk meredakan nyeri pada tubuh seseorang.

Ini karena kandungan alkaloid dari daun kratom yang ternyata punya efek anti nyeri jika dikonsumsi sesuai takaran yang pas. (*)

Editor : Salis Ali Muhyidin
#penanganan #kandungan #kratom #kebijakan #aturan #pemanfaatan #presiden joko widodo