RadarBanyuwangi.id - Tim Dosen Hubungan Internasional (HI) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Brawijaya (UB) Malang sukses menggelar workshop bertajuk ”Peningkatan Kualitas Hidup sebagai Upaya Pencegahan Hipertensi dan Diabetes”.
Kegiatan ini dihadiri 30 peserta dari anggota keluarga migran di Desa Sumbersari, Kecamatan Srono.
Workshop tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya penyakit hipertensi dan diabetes melitus melalui edukasi berbasis bukti dan data terkini.
Kegiatan tersebut dipandu oleh Ketua Tim Dosen Henny Rosalinda PhD.
Henny menuturkan, hipertensi dan diabetes melitus adalah dua penyakit tidak menular (PTM) yang paling banyak diderita oleh masyarakat.
Dia menjelaskan bahwa penyebab umum dari PTM bukan ditimbulkan oleh virus, bakteri, atau kuman.
”Penyakit ini lebih disebabkan oleh gaya hidup yang kurang sehat, seperti kurang olahraga, pola makan yang salah, tidak cukup tidur, serta kebiasaan-kebiasaan lain yang memiliki dampak negatif terhadap tubuh,” ujarnya.
Henny menuturkan, keluarga perempuan migran merupakan salah satu kelompok yang sudah sepatutnya mendapat perhatian lebih.
Khususnya, terkait kesejahteraan keluarga yang ditinggalkan. ”Keluarga perempuan migran secara tidak langsung telah mengalami ketimpangan fungsi akibat kekosongan sosok ibu dalam keluarga,” tuturnya.
Workshop kali ini merupakan salah satu langkah nyata UB dalam memberikan kontribusi positif kepada masyarakat, khususnya keluarga migran.
”Selain teori, peserta juga diperkenalkan dengan strategi pencegahan melalui pola hidup sehat. Seperti pola makan sehat, pentingnya berolahraga, serta pemeriksaan kesehatan rutin agar tetap terjaga kesehatannya,” pungkas Henny. (tar/sgt/c1)
Editor : Lugas Rumpakaadi