Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Pemkab Banyuwangi dan Soffel Bersama Perangi DBD Edukasi 3M Plus kepada 10.000 warga di Srono dan Muncar

Dedy Jumhardiyanto • Rabu, 8 Mei 2024 | 22:39 WIB
Bupati Ipuk Fiestiandani bersama Chief HR, Legal, PR dan RA Enesis Group, Bambang Cahyono melihat pembuktian telapan tangan yang dibaluri lotion anti nyamuk Soffel tidak digigit nyamuk.
Bupati Ipuk Fiestiandani bersama Chief HR, Legal, PR dan RA Enesis Group, Bambang Cahyono melihat pembuktian telapan tangan yang dibaluri lotion anti nyamuk Soffel tidak digigit nyamuk.

RadarBanyuwangi.id – Enesis Group, perusahaan FMCG Indonesia yang telah menjadi pionir dalam memproduksi "healthy product for healthy family", menegaskan kembali komitmennya untuk menyehatkan negeri dan menyehatkan bangsa melalui salah satu produk unggulannya, Soffell.

Sebagai pemimpin pasar lotion anti nyamuk yang telah hadir sejak 36 tahun yang lalu, Soffell turut berperan secara aktif dalam mendukung upaya pemerintah dalam melindungi kesehatan masyarakat dari ancaman penyakit demam berdarah dengue (DBD) dan chikungunya melalui edukasi 3M Plus dalam program “Desa Bebas Nyamuk, Keluarga Sehat dan Bebas Gerak”.

Program ini dilaunching oleh Bupati Banyuwangi, Hj. Ipuk Fiestiandani bersama dengan Chief HR, Legal, PR dan RA Enesis Group, Bambang Cahyono di dampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan Kab. Banyuwangi, Amir Hidayat, SKM, M.Si dan RM Ardiantara, Head of HR & Public Relations Enesis Group, Louis Sumantadiredja, Senior Brand Manager Soffell dan Force Magic , di Kantor Kecamatan Srono Rabu (8/5).

Bupati Ipuk Fiestiandani mengucapkan terima kasih atas kehadiran Enesis Group di Banyuwangi dan memilih Banyuwangi sebagai salah satu daerah yang menjadi bagian dari program CSR.

“Kalau kita bicara Demam Berdarah ini bukan hanya bagaimana kita terus melakukan sosialisasi, tetapi harus ada actionnya, harus ada aksi nyatanya. Dan ini tidak hanya dikerjakan oleh pemerintah daerah sendiri, tetapi harus melibatkan banyak pihak, banyak sektor. Semua harus terlibat kalo kita bicara tentang masalah kesehatan, perlu ada kepanjangan tangan sampe ke tingkat yang lebih kecil yaitu keluarga.” ujar Ipuk.

Cuaca juga merupakan salah satu penyebab terbentuknya sebuah penyakit, salah satunya bisa jadi Demam Berdarah.

Oleh karena itu, mari libatkan seluruh masyarakat, kader-kader untuk mengencangkan program Gertak PSN yang sudah dimiliki.

“Ayo, kita semua berupaya untuk mencegah DBD ini menjadi kasus yang lebih luas lagi. Edukasi harus diikuti dengan sosialisasi dan actionnya” terang Ipuk.

Head of HR dan Public Relations Enesis Group, RM Ardiantara menjelaskan bahwa program ini merupakan langkah konkret yang diambil oleh Enesis Group melalui brand Soffell, dalam upaya terus meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pencegahan DBD dan Chikungunya.

Di tengah lonjakan kasus yang mengkhawatirkan, edukasi bukan hanya sekadar upaya sementara, tetapi merupakan investasi jangka panjang untuk mengubah perilaku dan menciptakan kebiasaan yang berkelanjutan.

“Dengan pendekatan ini, kami berharap bahwa kesadaran akan pencegahan DBD akan menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari, sehingga harapannya jumlah kasus DBD dapat berkurang secara signifikan,” terangnya

Desa Bebas Nyamuk, Keluarga Sehat dan Bebas Gerak” merupakan program gagasan dari Enesis Group untuk memberikan edukasi upaya pencegahan DBD dan Chikungunya yang menyasar langsung masyarakat di wilayah terkecil yaitu, desa dan kelompok paling kecil yaitu, keluarga.

Program ini akan dilaksankan pada 7 hingga 29 Mei 2024 di kecamatan Srono dan Muncar dengan menyasar lebih dari 10.000 warga.

Berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dan Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi, Enesis Group melalui brandnya, Soffell melakukan edukasi melalui kader jumantik dengan tujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya mencegah perkembangbiakan nyamuk.

Melalui pendekatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M Plus, yaitu meliputi Menguras, Menutup, dan Mendaur ulang, plus ditambah penggunaan lotion anti nyamuk untuk perlindungan diri.

Harapannya, program ini akan mengubah kebiasaan masyarakat dengan menghidupkan kembali Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik dan mendorong penggunaan lotion anti nyamuk secara rutin.

“Melalui langkah-langkah ini akan membawa dampak positif yang signifikan dalam pencegahan DBD dan Chikungunya,” tandas Ardiantara. (ddy)

Editor : Ali Sodiqin
#demam berdarah #dbd #csr #Menguras #Enesis Group #3m #Menutup #Soffell #banyuwangi #nyamuk #jumantik