Jumlah kasus DBD di Muncar dari bulan Januari hingga sekarang mencapai 111 kasus disusul Srono (82 kasus), Rogojampi (62 kasus), Tegaldlimo (59 kasus), Bangorejo (58 kasus), dan Blimbingsari (56 kasus).
Merebaknya wabah DBD menjadi perhatian Camat Muncar Tri Setya. Berbagai kegiatan penanggulangan DBD terus digencarkan. Mulai sosialisasi, fogging, dan imbauan ke sekolah-sekolah.
”Upaya pencegahan DBD sudah kita lakukan jauh hari. Pada saat Safari Ramadan, kami bersama Forpimka mengimbau masyarajat untuk melakukan pencegahan dini DBD,’’ kata Tri Setya.
Pihaknya bersama Puskesmas dan masyarakat di Kecamatan Muncar melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN).
Tri mengajak seluruh masyarakat di Kecamatan Muncar agar dapat berpartisipasi untuk bergotong royong dan kerja bakti pembersihan lingkungan dalam kegiatan PSN.
"Melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat untuk menjaga lingkungan dan memberantas DBD," harap Tri. (rio/aif)
Editor : Niklaas Andries