Manager Pelayanan Medis RSAH, dr. Khusnul Imama menyampaikan, dokter spesialis bedah umum di RSAH saat ini ada empat orang.
Sebelumnya yang bertugas ada dr. I Nyoman Wira Swastika SpB, dr. Agus Wahyudi SpB, dan dr. Nurul Huda Didiek Putra SpB. Mereka sudah lebih dulu praktik di Poli Rawat Jalan RSAH.
Diharapkan, kata Imama, dengan buka satu minggu penuh, akan lebih banyak lagi masyarakat yang bisa terbantu. Utamanya, bagi mereka yang memerlukan pelayanan bedah akan bisa terlayani dengan lebih baik dan kontinyu.
Sementara itu, dokter Wegig mengatakan, layanan klinik spesialis Bedah Umum di RSlH melayani terapi dalam bentuk bedah invasif (operasi terbuka), maupun invasif minimal (sayatan kecil), beserta penanggulangan komplikasinya.
‘’Tindakan bedah dapat bersifat elektif yaitu terjadwal, atau emergency yang harus dilakukan sesegera mungkin,’’ ujarnya.
Wegig menambahkan, pelayanan pembedahan pada usus buntu, hernia, pengangkatan kandung empedu, penyakit gondok, abses hati, tumor, cedera akibat luka bakar atau tertusuk, kelainan kongenital juga bisa dilayani.
‘’Sedangkan untuk kasus bedah emergency, seperti pada kasus perdarahan akibat trauma organ abdomen, atau akibat luka perforasi lambung (perut) perforasi usus buntu, peritonitis, sumbatan usus (illeus), dan pneumothorax. Ini perlu dilakukan penanganan segera,” jelasnya.
Bagi masyarakat yang ingin berkonsultasi di poli bedah umum RSAH bisa datang langsung ke RSAH di Kecamatan Gambiran, Banyuwangi, dari Senin sampai Jumat. (*/bay)
Editor : Niklaas Andries