Bila dikonsumsi tidak terlalu sering, makanan siap saji tidak ada masalah. Namun bila makanan ini menjadi menu rutinitas yang selalu disantap. Dampaknya bisa membahayakan bagi kesehatan. “Tidak masalah bila sesekali saja. Hanya frekuensinya yang perlu diatur,” pesan dr Finda Ferdiana.
Makanan cepat saji memang memiliki dampak secara tidak langsung bagi kesehatan. Ini disebabkan makan jenis ini biasanya ditandai dengan tinggi, garam, lemak, dan kalori. Bila dikonsumsi terlalu sering bisa menimbulkan beberapa penyakit seperti hipertensi dan jantung.
Disisi lain makanan cepat saji juga minim serat. Hal ini bisa menimbulkan masalah bagi pencernaan. Kalau pun terpaksa mengkonsumsi makanan jenis ini. Finda menyarankan menambahkan dengan sayuran pada menu yang disajikan.
Untuk menetralisir dampak makanan ini, disarankan senantiasa rutin berolahraga. Ini dilakukan agar lemak dan kalori yang terkandung dalam makanan segera bisa diurai menjadi energi. “Jangan lupa olahraga, itu penting,” ujar dokter yang bertugas di RSUD Blambangan ini. (*)
Editor : Niklaas Andries