RadarBanyuwangi.id – Untuk mencegah kanker serviks sejak dini, Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyuwangi mulai menggalakkan vaksinasi human papillomavirus (HPV).
Rabu kemarin (13/9), siswi SDN Model Banyuwangi mendapat suntikan vaksin dari petugas kesehatan. Vaksinasi ini menyasar siswi kelas 5 dan 6.
Kelapa Dinas Kesehatan Amir Hidayat mengatakan, dalam vaksinasi kali ini pihaknya melakukan sistem jemput bola ke seluruh sekolah di Banyuwangi secara bertahap.
Hal ini agar program tersebut dapat terselenggara secara merata.
”Kegiatan vaksinasi HPV fokus pada pencegahan kanker serviks pada perempuan sejak dini. Pencegahan mulai dilakukan pada seluruh siswi dimulai pada usia 11 hingga 12 tahun,” kata Amir.
Dikatakan, kegiatan jemput bola tersebut dirasa sangat efektif melihat saat ini peningkatan kanker serviks sangat tinggi.
Total siswi SD yang disasar berjumlah 11 ribu untuk kelas 6 dan 10 ribu siswi kelas 5 yang ada di seluruh kecamatan di Banyuwangi.
”Untuk target, kami berharap akhir September dapat tervaksin secara menyeluruh,” ujar Amir.
Amir mengungkapkan, vaksinasi telah digalakkan sejak tahun 2022 lalu. Namun, program tersebut belum dapat terselenggara secara menyeluruh.
Diketahui, siswi kelas 5 menerima vaksinasi HPV tahap pertama. Sedangkan siswi kelas 6 yang pernah divaksin sebelumnya, mendapat vaksinasi tahap kedua.
”Kuota vaksinasi tercukupi. Kami bekerja sama dengan seluruh puskesmas di tiap kecamatan agar terjun langsung ke lapangan. Tentunya sesuai pantauan kami dan arahan yang ada,” jelasnya.
Amir berharap, vaksinasi HPV dapat diterima oleh seluruh siswa dengan baik. Selain itu, kegiatan tersebut diharapkan mendapat dukungan dari seluruh pihak terkait agar dapat terlaksana secara lancar.
”Bagi siswa yang belum mendapat vaksinasi, entah sakit atau izin karena suatu halangan, nantinya tetap akan mendapatkan vaksin, semua telah terdata. Kami meminta kepada petugas agar memberikan tanda agar tidak ada siswa yang terlangkahi,” tandas Amir. (tar/als/c1)
Editor : Ali Sodiqin