Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Delapan Bayi Lahir di RSI Fatimah saat HUT Proklamasi Kemerdekaan

Rahman Bayu Saksono • Selasa, 22 Agustus 2023 | 19:00 WIB
KEMERDEKAAN: Perwakilan manajemen RSIF Banyuwangi memberikan bingkisan untuk keluarga bayi yang lahir pada 17 Agustus 2023 lalu.
KEMERDEKAAN: Perwakilan manajemen RSIF Banyuwangi memberikan bingkisan untuk keluarga bayi yang lahir pada 17 Agustus 2023 lalu.

RadarBanyuwangi.id – Bertepatan dengan peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-78, delapan bayi terlahir di Rumah Sakit Islam (RSI) Fatimah Banyuwangi.

Dari delapan bayi tersebut, tiga bayi lahir normal. Yang pertama adalah bayi dari Ajeng Azwarani , warga Desa Patoman, Kecamatan Blimbingsari. Yang kedua bayi dari Retno Darin, warga Desa Parijatah, Kecamatan Srono. Yang ketiga bayi dari Faza Ulul, warga Desa Rejosari.

Sedangkan lima bayi lahir melalui operasi sectio caesaria (SC), Mereka adalah bayi dari Yuris, warga Desa Bulusan, Kecamatan Kalipuro. Ada juga bayi dari Oci Rodia, warga Jalan Serayu Banyuwangi.

Berikutnya, bayi dari Wahyu Handayani, warga Desa Karangsari, Kecamatan Sempu. Kemudian bayi dari Pelfie Yumita Pridalika, warga Kecamatan Banyuwangi. Yang terakhir, bayi dari Parwiji, warga Perum Brawijaya Cevila Banyuwangi.

Kepala Ruangan Shofa Maternal RSI Fatimah Banyuwangi, Nanik Setyowati Amd Keb mengakui, ada tiga bayi lahir spontan dan lima bayi lahir dengan operasi pada tanggal 17 Agustus 2023.

“Bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan RI, tenaga medis RSI Fatimah menolong delapan proses persalinan dengan rincian tiga lahir secara spontan dan lima lahir dengan operasi section. Alhamdulillah, semua dapat berjalan dengan lancar dan kondisi ibu dan bayi sehat semua,’’ tuturnya.

Untuk persalinan dengan operasi SC digunakan tekhnik Enhanced Recovery After Cesarean Section (ERACS).

Ini agar proses pemulihan lebih cepat, puasa lebih singkat, minim rasa nyeri, bergerak, makan minum lebih awal, dan dapat langsung memberikan ASI. Teknik ERACS dilakukan untuk semua pasien umum, BPJS, dan asuransi lainnya.

Selanjutnya, RSIF memberikan bingkisan untuk keluarga yang berbahagia tersebut. ”Ibu-ibu sudah menjadi pejuang di hari ini dengan berjuang mempertaruhkan nyawa demi kelahiran sang bayi,” pungkasnya. (*/bay)

Editor : Ali Sodiqin
#bayi #rsi fatimah #lahir normal #ERACS #kemerdekaan