RADAR BANYUWANGI – Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Banyuwangi bersama John Fawcett Foundation (JFF) kembali menggelar operasi katarak gratis. Kali ini, diperuntukkan bagi 500 warga kabupaten the Sunrise of Java.
Kegiatan tersebut digelar di kantor PMI Banyuwangi selama lima hari. Tepatnya sejak Selasa (20/6) sampai Sabtu (24/6) mendatang.
Bupati Ipuk Fiestiandani membuka kegiatan tersebut secara virtual. Dikatakan, atas nama pemkab, pihaknya berterima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam kegiatan ini. "Bantuan ini sangat besar manfaatnya bagi warga yang membutuhkan layanan kesehatan mata. Kami berharap kolaborasi antara pemkab, PMI, dan John Fawcett Foundation akan terus berlanjut mengingat manfaatnya yang sangat besar," ujarnya.
Ketua PMI Banyuwangi Mujiono menjelaskan, operasi katarak gratis diperuntukkan bagi warga yang kurang mampu. “Tahun ini memasuki tahun ke-delapan pelaksanaan. Digelar sejak 2014, tercatat operasi katarak telah dilakukan untuk 2.606 orang. Selain itu, sebanyak 120 mata palsu juga telah dipasang. Lalu ada 11.592 diberikan kacamata, 6.468 orang menjalani pengobatan mata, dan 6.812 anak menjalani proses screening mata,” terang pria yang juga sekretaris kabupaten (sekkab) tersebut.
Khusus tahun ini, operasi katarak menyasar 500 orang, pemasangan bola mata palsu untuk 30 orang, kacamata gratis ada 1842 kacamata, dan pengobatan untuk 1.088 orang. Pada kesempatan ini juga diberikan 1000 tangan bionik dengan 3D Printer bekerja sama dengan Direktorat Riset & Pengabdian Kepada Masyarakat Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.
Sementara itu, Manajer John Fawcett Foundation (JFF) Komang Wardana menjelaskan, pihaknya bersama PMI Banyuwangi rutin menggelar bakti sosial (baksos) pengobatan gratis di kabupaten ujung timur Pulau Jawa. Baksos tersebut digelar dua kali dalam setahun. “Kami telah menjalin kerja sama dengan Pemkab Banyuwangi, dan berharap kerja sama ini bisa berjalan terus untuk meningkatkan derajat kesehatan warga," kata dia
Komang juga berterima kasih kepada Bupati Ipuk beserta jajaran Pemkab Banyuwangi. "Juga kepada Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) Jawa Timur, para dokter yang terlibat, para relawan, dan tim JFF sehingga bakti sosial ini bisa terlaksana,” pungkasnya. (sgt)
Editor : Ali Sodiqin