Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Perbanyak Konsumsi Ikan Bisa Turunkan Stunting

Gerda Sukarno Prayudha • Rabu, 25 Januari 2023 | 22:55 WIB
CEGAH STUNTING: Pedagang menjajakan aneka jenis ikan segar di Pasar Blambangan. Bagi ibu hamil, memperbanyak konsumsi ikan ternyata bisa mencegah stunting. (Ramada Kusuma/RadarBanyuwangi.id)
CEGAH STUNTING: Pedagang menjajakan aneka jenis ikan segar di Pasar Blambangan. Bagi ibu hamil, memperbanyak konsumsi ikan ternyata bisa mencegah stunting. (Ramada Kusuma/RadarBanyuwangi.id)
BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi ­– Memasuki tahun 2023 berbagai upaya pengurangan angka stunting terus digalakkan oleh Pemkab Banyuwangi. Sejumlah dinas terkait bergotong royong untuk menekan angka stunting. Seperti yang dilakukan Dinas Perikanan (Disperikan) melalui Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan).

Gemarikan juga dilakukan sebagai bentuk dorongan untuk masyarakat agar lebih sering mengonsumsi ikan. Selain itu, program tersebut juga diselenggarakan sebagai bentuk sosialisasi tentang pentingnya kesadaran perbaikan gizi sehingga berpengaruh pada pencegahan stunting pada anak.

Pengawas Perikanan Edy Widiantoro mengatakan, rencana kegiatan tahun 2023 memang masih dalam penyusunan. Kurang lebih akan ada tiga program yang nantinya diselenggarakan. Salah satunya, Gemarikan Kantin Sekolah yang akan disebar di enam titik. Pelaksanaan kegiatan tersebut bekerja sama dengan Dinas Pendidikan.

Selain itu, ada juga Gemarikan khusus untuk paket stunting dan ibu hamil (bumil). Program tersebut berupa penyaluran bantuan paket makanan yang diserahkan kepada mereka yang memang membutuhkan. Serta Gemarikan di sepanjang tahun.

”Untuk program Gemarikan stunting dan bumil memang baru kami adakan dari tahun kemarin. Tahun ini memang seluruh SKPD sedang menyusun anggaran. Namun, akan kami adakan lebih cepat, kurang lebih pada Februari,” ujar Edy.

Di tahun 2022 kurang lebih ada 130 paket makanan yang telah dibagikan kepada bumil sebagai bentuk pencegahan stunting. Jenis makanan yang dibagikan di antaranya ikan laut segar serta olahan ikan berupa kerupuk, abon, dan sarden. ”Untuk tahun ini kami masih menghitung jumlah sasaran yang akan mendapat paket tersebut, yang pasti akan lebih besar dari jumlah sebelumnya bisa lebih ada 500 paket,” ujar Edy.

Edy mengungkapkan, paket Gemarikan dibagikan kepada bumil sesuai dengan data wilayah stunting tertinggi yang didapat melalui Dinas Kesehatan seperti Cluring, Wongsorejo, Srono, dan Songgon. ”Dengan adanya Gemarikan, kami berharap ke depan bisa membantu mengurangi tingginya angka stunting yang ada di Banyuwangi,” pungkasnya. (tar/als/c1) Editor : Gerda Sukarno Prayudha
#ikan #Protein #stunting