Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

RSUD Genteng Layani Persalinan dengan Metode ERACS

Agus Baihaqi • Rabu, 14 Desember 2022 | 21:09 WIB
AMAN: Tim kamar operasi RSUD Genteng yang terdiri dokter kandungan, dokter anestesi, dokter spesialis anak, dan perawat kamar operasi siap melayani operasi caesar dengan metode ERACS. (SRY INDAYANI UNTUK JPRG)
AMAN: Tim kamar operasi RSUD Genteng yang terdiri dokter kandungan, dokter anestesi, dokter spesialis anak, dan perawat kamar operasi siap melayani operasi caesar dengan metode ERACS. (SRY INDAYANI UNTUK JPRG)
RADAR GENTENG – Saat ini persalinan metode Enhanced Recovery After Cesarean Surgery (ERACS) sedang ramai dibahas di media sosial. Para ibu yang sedang hamil, ingin melahirkan dengan metode ini. Persalinan dengan operasi caesar ini lebih diminati karena proses pemulihannya lebih cepat dibandingkan proses persalinan caesar pada umumnya.

RSUD Genteng, Banyuwangi, kini telah menjalankan prosedur ERACS untuk pasien yang akan menjalani operasi melahirkan. Tim yang kompeten dan handal, telah disiapkan untuk pelayanan. Metode ERACS, prosedur operasi caesar dengan pendekatan khusus, untuk mengoptimalkan kesehatan dan keamanan ibu dan bayi pada periode sebelum, selama, dan setelah menjalani operasi caesar. Itu dilakukan agar proses penyembuhan atau recovery persalinan pascaoperasi, dapat dipercepat dengan hasil maksimal.

Operasi caesar metode ERACS, memungkinkan pasien melakukan pergerakan tubuh lebih cepat, yakni sekitar dua jam pascaoperasi caesar dengan nyeri yang minimal. Agar proses pemulihan berjalan semulus mungkin, pendekatan ERACS melibatkan kolaborasi tim dokter andal yang terdiri dokter ahli kandungan, dokter ahli anestesi, dokter ahli anak, para bidan, dan perawat, ahli gizi. “Semua berkolaborasi dengan baik dalam menjalankan metode ini,” terang dokter anastesi RSUD Genteng, dr Yanuarningtyas, Sp.An.FIP

Menurut dr Yanuarningtyas, metode ERACS ini termasuk teknik terbaru dan teraman dalam penanganan terhadap ibu dan bayinya. Sehingga, diperoleh hasil maksimal dengan pemulihan yang sangat cepat. “Metode ERACS ini jadwal puasa ibu hamil diatur lebih efisien dan tidak berkepanjangan,” jelasnya.

Melalui metode ini, jelas dia, dokter kandungan menggunakan teknik operasi paling update dan meminimalkan manipulasi operasi yang tidak diperlukan, penggunaan obat secara efektif dan efisien, suhu kamar operasi dijaga tidak terlalu dingin, dan ibu hamil selama operasi diberikan selimut penghangat dan cairan infus hangat. “Ibu yang akan melahirkan tidak akan kedinginan dan menggigil seperti yang sering dialami pada pasien yang menjalani prosedur operasi caesar biasa,” ungkapnya.

Dokter anestesi dalam layanan ini, lanjut dia, memberikan penanganan nyeri maksinal dengan kombinasi teknik dan obat nyeri yang aman bagi ibu dan dan bayinya, efek samping sangat minimal, dan dokter anak melakukan penanganan bayi baru lahir yang komprehensif, serta aman dengan melakukan inisiasi menyusui dini (IMD). “Perawat melakukan asuhan dengan efektif, sehingga pemulihan ibu dapat dipercepat. Ibu bisa bergerak lebih dini, dan bisa segera pulang ke rumah bersama buah hati tercinta,” ungkapnya.

dr Yanuarningtyas membeberkan, keuntungan persalinan dengan metode ERACS di RSUD Genteng ini meminimalkan rasa sakit atau nyeri pascaoperasi sehingga bisa leluasa bergerak, enam hingga delapan jam pascaoperasi sudah bisa bergerak dan berjalan bebas, dalam enam hingga delapan jam pascaoperasi sudah lepas infus dan lepas selang kencing, minim mual, dan muntah pascaoperasi, dan dalam 26 hingga 28 jam pascaoperasi pasien sudah bisa pulang. “Bagi bunda yang akan menjalani operasi caesar di RSUD Genteng, tidak perlu ragu atau takut lagi, kami sudah melayani metode ERACS yang membuat bunda nyaman, cepat pulih, dan minimal rasa nyeri pascaoperasi,” ungkapnya. (abi) Editor : Agus Baihaqi
#rsud genteng #ERACS #Operasi Melahirkan #persalinan