Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Stok Darah di UDD PMI Aman

Syaifuddin Mahmud • Sabtu, 15 Oktober 2022 | 00:03 WIB
RAMAI: Kegiatan donor darah yang dilaksanakan PMI di Rumah Sakit Al Huda. (Humas PMI untuk RaBa)
RAMAI: Kegiatan donor darah yang dilaksanakan PMI di Rumah Sakit Al Huda. (Humas PMI untuk RaBa)
BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi –Palang Merah Indonesia (PMI) Banyuwangi memastikan stok darah di Unit Donor Darah (UDD) aman. Ketersediaan stok darah cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Bumi Blambangan.

Ada empat golongan darah yang dimiliki oleh UDD PMI Banyuwangi. Antara lain darah lengkap atau whole blood (WB), sel darah merah atau packed red cell (PCR), plasma cair atau liquid plasma (LP), dan trombosit atau trombocyte concentrate (TC).

Data stok darah terbaru yang dimiliki UDD Banyuwangi ada 74 kantong. Dengan rincian, golongan WB sebanyak 13 kantong, golongan PRC sejumlah 58 kantong, LP 1 kantong, dan TC ada 2 kantong. Jumlah stok darah selalu di-update setiap hari.

Bagian Humas UDD PMI Banyuwangi Aji Beni Wijaya mengatakan, sampai kemarin (12/10) stok darah dalam kategori aman. ”Alhamdulillah, kami tidak kesulitan atau kekurangan stok darah,” kata Beni.

Dia mengungkapkan, stok darah dinilai stabil karena kegiatan donor darah berjalan dengan baik. ”Selain kami buka kegiatan donor darah di kantor, kami juga melakukan jemput bola untuk mengantisipasi kelangkaan produk darah di UDD,” ungkapnya.

Beni mengakui, UDD tidak bekerja sendiri untuk mendapatkan suplai stok darah. Mereka bekerja sama dengan berbagai instansi. Bahkan, UDD PMI Banyuwangi pernah mengirimkan bantuan stok darah ke Sidoarjo.

Bagian Komponen dan Distribusi UDD PMI Kabupaten Banyuwangi Erik Neolaka mengungkapkan, Banyuwangi memiliki lima bank darah yang terus beroperasi. ”Ada lima, yaitu RS Al Huda, RS Graha Medika, RS Bhakti Husada Krikilan, Rumah Sakit Daerah Umum (RSUD) Genteng, dan (RSUD) Blambangan,” ungkapnya.

Pria asal Kupang tersebut menjelaskan, bank darah merupakan unit pelayanan di rumah sakit daerah setempat. ”Bank darah bertanggung jawab atas ketersediaan darah untuk transfusi yang aman dan cukup dalam mendukung pelayanan kesehatan di rumah sakit,” pungkasnya. (cw4/aif/c1) Editor : Syaifuddin Mahmud
#Donor Darah #PMI Banyuwangi #Stok Darah