Sebelum diberi obat-obatan, masyarakat terlebih dahulu menjalani pemeriksaan tensi, kolesterol, radiologi, serta riwayat penyakit. ”Pemeriksaan kesehatan ini dibuka untuk masyarakat umum. Tentunya, mereka bisa memeriksakan kesehatannya secara gratis,” ujar Kapolresta Banyuwangi AKBP Deddy Foury Millewa.
Mille mengatakan, pemeriksaan kesehatan ini sebagai upaya untuk memastikan masyarakat dalam kondisi sehat. Sehingga, dapat membantu menjaga harkamtibmas di wilayahnya masing-masing. ”Ketika masyarakat sehat dan kuat, maka harkamtibmas bisa terus terjaga oleh masyarakat,” katanya.
Kasi Dokkes Polresta Banyuwangi Iptu Sadimun menjelaskan, pemeriksaan kesehatan dilakukan untuk menyasar seluruh masyarakat yang ada di pelosok-pelosok desa. ”Jadi, kita juga memiliki program jemput bola kepada masyarakat. Ketika masyarakat tidak bisa menjangkau kita, maka kita yang akan turun untuk menjangkau mereka,” katanya.
Hal ini, jelas Sadimun, dilakukan sebagai salah satu upaya untuk menjaga kondisi masyarakat dalam keadaan sehat. Terutama, saat ada wabah virus Covid-19 varian baru yaitu B.4 dan B.5. ”Kegiatan vaksinasi juga kita gelar untuk menumbuhkan kekebalan tubuh agar masyarakat tidak mudah terserang penyakit varian baru B.4 dan B.5,” jelasnya.
Sadimun menambahkan, jika dari hasil pemeriksaan ditemukan masyarakat yang mengalami sakit maupun demam, akan langsung diberi obat-obatan secara gratis. ”Disiapkan segala macam obat-obatan, untuk masyarakat secara gratis,” jelasnya.
Ketua IDI Cabang Banyuwangi Yos Hermawan mengatakan, pihaknya bekerja sama dengan Polresta Banyuwangi untuk membantu mengecek maupun memastikan kesehatan masyarakat. ”Kita membantu menyukseskan upaya dalam menjaga kesehatan masyarakat,” tegasnya. (rio/afi/c1) Editor : AF Ichsan Rasyid