Koordinator Kasus Bibir Sumbing RSAH dr Khusnul Imama menyampaikan, operasi gratis tersebut merupakan bentuk kepedulian, komitmen, dan konsistensi RSAH dalam membantu menuntaskan kasus bibir sumbing dan celah langit mulut. Hal ini juga sesuai dengan tujuan berdirinya RSAH, yaitu turut meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Imama menjelaskan, para pasien bibir sumbing dan celah langit mulut mulai tiba di RSAH sejak Jumat sore. Diawali dengan pemeriksaan swab antigen. Kemudian dilakukan visite pemeriksaan langsung oleh tim dokter. Hal ini untuk memastikan kesiapan kondisi pasien.
Setelah itu, kata Imama, pasien dapat beristirahat di ruang rawat inap yang telah disiapkan. Pada akhirnya, kondisi pasien sudah siap untuk operasi pada Sabtu pagi. Pada operasi gratis periode ini, pasien yang terjadwal operasi mayoritas merupakan pasien anak-anak. Rentang usia para pasien tersebut mulai dari yang termuda berumur empat bulan hingga pasien dewasa berusia 32 tahun. ”Sebanyak sembilan pasien berasal dari Banyuwangi dan satu orang pasien dari Jember telah dioperasi mulai pukul 07.00 sampai pukul 15.00,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur RSAH dr Indiati MMRS juga sempat menyambangi pasien bibir sumbing yang akan dioperasi dan pasien yang sudah menjalani operasi. Dalam kesempatan tersebut, Indie memberikan motivasi dan semangat pada keluarga pasien supaya bersabar dan berdoa agar operasi berjalan dengan lancar.
Indie juga berpesan pada pasien yang telah menjalani operasi agar selalu menjaga kesehatan sekitar area mulut. Pasien juga diminta menjaga asupan makanan yang diperbolehkan, yakni makanan yang berupa cairan. Pasien tidak boleh makan menggunakan dot, tapi disuapi menggunakan sendok. ”Operasi gratis bibir sumbing bagi duafa adalah agenda RSAH yang berkelanjutan. Operasi gratis ini masih terbuka bagi masyarakat yang membutuhkan,” tuturnya.
Segera daftarkan saudara atau tetangga penderita bibir sumbing dan celah langit mulut ke RSAH dengan membawa fotokopi KTP, kartu keluarga, dan surat keterangan tidak mampu. Atau dapat menghubungi dr Khusnul Imama di nomor 08113015744. (*/bay/c1) Editor : Rahman Bayu Saksono