BANYUWANGI – Bertepatan dengan Hari Pahlawan 10 November 2021, enam bayi lahir di Rumah Sakit Islam Fatimah (RSIF) Banyuwangi, Rabu lalu (10/11).
Dua bayi lahir secara normal pada tanggal spesial tersebut. Rinciannya, satu bayi laki-laki dilahirkan oleh Kamila Elqorina, warga Jalan Kapten Ilyas, Kelurahan Singonegaran, Kecamatan Banyuwangi. Satu bayi laki-laki lagi lahir dari ibu bernama Rosana, warga Lingkungan Krajan, Kelurahan Kertosari, Kecamatan Banyuwangi.
Sedangkan empat bayi lahir melalui operasi sectio caesaria (SC). Mereka terdiri dari dua bayi laki-laki dan dua bayi perempuan. Yang pertama, bayi lelaki dari Febi Dwi Utami, warga Jalan Bengawan, Kelurahan Singonegaran, Kecamatan Banyuwangi. Yang kedua, bayi lelaki dari Ulia Husna, warga Lingkungan Krajan, Kelurahan/Kecamatan Kalipuro.
Yang ketiga adalah bayi perempuan dari Rizky Annisa, warga Dusun Krajan, Desa Paspan, Kecamatan Glagah. Yang keempat bayi perempuan dari Hana Dwi Wanda, warga Dusun Ngereco, Desa Rembang, Kecamatan Ngadiluwih, Kediri.
Lahirnya enam bayi di Hari Pahlawan itu disambut baik manajemen RSIF. Kabag Yanmed RSIF Banyuwangi dr Syahrul Akbar mengakui, ada enam bayi yang lahirnya ditangani tenaga medis RSIF Banyuwangi. ”Bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan, tenaga medis RSI Fatimah menolong enam proses persalinan. Dengan rincian, dua lahir secara spontan dan empat lahir dengan operasi section. Alhamdulillah, semua dapat berjalan lancar. Kondisi ibu dan bayi sehat semua,” jelas Syahrul.
Untuk persalinan dengan operasi SC digunakan teknik Enhanced Recovery After Cesarean Section (ERACS). Ini dilakukan agar proses pemulihan lebih cepat, puasa lebih singkat, serta minim rasa nyeri. Selain itu, metode ini lebih memudahkan sang ibu untuk bergerak, makan minum lebih awal, dan dapat langsung memberikan ASI.
Teknik ERACS bisa dilakukan untuk semua pasien. Baik pasien umum, pasien BPJS, dan asuransi lainnya. Tentu saja, selama tidak ada penyulit dan pasien bersedia.
Sementara itu, sebagai bentuk apresiasi di Hari Pahlawan, RSIF Banyuwangi memberikan bingkisan untuk keluarga yang berbahagia tersebut. ”Di Hari Pahlawan ini, kami memberikan penghargaan kepada ibu-ibu yang sudah menjadi pahlawan. Dengan berjuang mempertaruhkan nyawa, demi kelahiran sang bayi pada saat melahirkan,” pungkas Syahrul.
Editor : Ali Sodiqin