Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Tidak Lengah Tangani Tuberculosis

Ali Sodiqin • Rabu, 27 Oktober 2021 | 17:35 WIB
tidak-lengah-tangani-tuberculosis
tidak-lengah-tangani-tuberculosis


BANYUWANGI - Sejak terjadi pandemi Covid-19, penanganan kesehatan berfokus pada pengelolaan kegawatan kesehatan berupa pelayanan kesehatan dan tenaga medis terhadap Covid-19. Keadaan ini mempengaruhi kondisi epidemic Tuberculosis (TB), yang membuat perkembangan penanganan TB dunia terhambat.



Oleh sebab itu, Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU) PP Muhammadiyah dan USAID Indonesia, bekerja sama dalam upaya membantu program penanggulangan TBC di Indonesia dalam program MENTARI-TB Recovery Plan. Rencana program ini dilaksanakan selama satu tahun dan dilaksanakan secara bertahap di 48 Rumah sakit Muhammadiyah dan Aisiyah di 44 Kabupaten dan 9 Provinsi.



Direktur RSI Fatimah Banyuwangi, dr. Syamsul Ma’arif menyampaikan, Rumah Sakit Islam Fatimah (RSIF) Banyuwangi merupakan salah satu rumah sakit jaringan Muhammadiyah seluruh Indonesia. Dalam rangka mendukung program kerja sama tersebut, maka RSIF Banyuwangi telah mengutus dua dokter dan satu perawat sebagai penanggung jawab implementasi program MENTARI-TB Recovery Plan. Tiga orang tersebut mengikuti Workshop Capacity Building selama tiga hari yang diselenggarakan di Hotel Santika Malang pekan lalu (23/10).



Syamsul berharap, setelah mengikuti workshop tersebut para penanggung jawab implementasi program MENTARI-TB Recovery Plan tersebut dapat memahami tentang program TB Recovery Plan. Mereka juga diharapkan mampu menyusun laporan dan memahami regulasi terkini terkait TB. Mereka wajib memiliki SOP kebijakan dan regulasi dalam manajemen pelayanan TB. ‘’Khususnya pada skrining aktif terintegrasi dan bisa diimplementasikan pada pasien-pasien di RSI Fatimah Banyuwangi,’’ tuturnya.


Editor : Ali Sodiqin
#rsif #rsi fatimah