Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Rekomendasi Ibas Yudhoyono Hadapi Covid 19

AF Ichsan Rasyid • Jumat, 27 Maret 2020 | 02:47 WIB
rekomendasi-ibas-yudhoyono-hadapi-covid-19
rekomendasi-ibas-yudhoyono-hadapi-covid-19

JAKARTA, Jawa Pos Radar Genteng-Menghadapi gejolak yang ditimbulkan akibat merebaknya wabah virus Covid-19 di Indonesia, Fraksi Partai Demokrat (FPD) DPR RI memberikan lima rekomendasi kepada pemerintah. Rekomendasi itu disampaikan langsung oleh ketua FPD DPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono MSc.


Pria yang akrab disapa Ibas itu mengatakan, partainya turut menyampaikan duka cita atas wafatnya korban yang terdampak wabah virus Covid-19. Menurutnya, krisis multidimensi ini mengakibatkan indikator ekonomi baik secara makro maupun mikro belum membaik. “Target asumsi APBN 2020 seperti pertumbuhan ekonomi, penerimaan negara, nilai tukar, harga minyak dunia, inflasi, dan defisit diperkirakan tidak sesuai,” ujarnya.


Mencermati situasi itu, Ibas menyampaikan lima rekomendasi FPD terkait penanganan wabah Korona. Pertama, FPD meminta dan memastikan pemerintah melakukan validasi transparansi data secara berkala, serta melakukan public report terkait update wabah virus Korona terkini. Kedua, terang dia, FPD mengingatkan dan mendorong agar terus tercipta kolaborasi, koordinasi, dan aksi tanggap, cepat, tepat antara pemerintah pusat dan daerah dengan seluruh stakeholder. “Juga komunikasi dengan negara lain,” ujarnya.


Rekomendasi yang ketiga, jelas dia, FPD mendukung pemerintah untuk melakukan refocusing program untuk kesehatan rakyat, Bantuan Langsung Tunai (BLT), Program Keluarga Harapan (PKH) Plus, ataupun program jaring sosial (social safety net) lainnya. “Juga relaksasi sektor usaha termasuk UMKM yang terdampak,” katanya.


Untuk rekomendasi keempat, terang dia, FPD mengusulkan pemerintah untuk tetap menjaga distribusi alat kesehatan, ketahanan logistik, supply and demand, dan daya beli masyarakat agar ekonomi tetap bergerak. Sedang poin terakhir, FPD mengusulkan kepada pemerintah untuk mengajukan APBN-P 2020 demi terciptanya target asumsi sesuai dan fiskal Indonesia yang sehat, prudent, dan transparan untuk refocusing program tersebut.


”Fraksi Partai Demokrat akan terus berupaya membantu dan memberi solusi agar tekanan dalam ketidakpastian ini dapat berlalu. Dengan kata lain, pada akhirnya wabah virus Korona hilang, perekonomian bangsa membaik, serta kehidupan sosial dan kesejahteraan rakyat pun terjaga,” ungkapnya.


Ibas mengapresiasi dan mendukung pemerintah, gugus tugas Covid-19, dan tenaga medis dalam menjalankan tugasnya memastikan keselamatan nyawa dan kesehatan rakyat, serta menyelamatkan perekonomian bangsa melalui berbagai macam economic tools, bantuan rakyat, dan program lainnya.


“Fraksi Partai Demokrat peduli dan tidak tinggal diam. Kami pun selain berdoa, berpikir, dan berikhtiar, juga melakukan kegiatan teknis bersama gotong royong di lapangan dalam hal membantu menghilangkan kecemasan dan mengurangi derita rakyat akibat wabah yang tidak kunjung selesai,” cetusnya.


Kegiatan di lapangan itu di antaranya melalui berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan seperti fogging atau penyemprotan disinfektan keliling, pembagian masker, dan hand sanitizer, pemberian alat pelindung diri (APD), termasuk sosialisasi pentingnya menjaga jarak (physical distancing) dan hidup sehat melalui program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS). ”Karena, harapan rakyat adalah perjuangan kita semua. Keselamatan rakyat yang utama,” pungkas Ibas.(*)

Editor : AF Ichsan Rasyid
#covid-19