Advokat Apresiasi URC Macan Blambangan Bongkar Jaringan Pecah Kaca Lintas Daerah

Ali Sodiqin • Dipublikasikan Sabtu, 29 Agustus 2026 | 04:30 WIB
Ketua AABB R Bomba Sugiarto (kanan) memberikan kaus kepada Kapolresta Banyuwangi, Kombespol Rofiq Ripto Himawan (kiri) sebagai bentuk apresiasi, Jumat (29/8). (Bomba Sugiarto for Radar Banyuwangi)
Ketua AABB R Bomba Sugiarto (kanan) memberikan kaus kepada Kapolresta Banyuwangi, Kombespol Rofiq Ripto Himawan (kiri) sebagai bentuk apresiasi, Jumat (29/8). (Bomba Sugiarto for Radar Banyuwangi)

RADAR BANYUWANGI – Pengungkapan jaringan pencurian dengan modus pecah kaca yang menyasar nasabah bank mendapat apresiasi dari kalangan advokat Banyuwangi. Aliansi Advokat Banyuwangi Bersatu (AABB) menilai keberhasilan Tim Gabungan URC Macan Blambangan Polresta Banyuwangi memburu pelaku hingga lintas daerah bukan sekadar prestasi penegakan hukum, tetapi juga menjadi momentum untuk mengembalikan rasa aman masyarakat, pelaku usaha, dan investor di Bumi Blambangan.

Apresiasi tersebut disampaikan AABB kepada Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan bersama seluruh jajaran yang terlibat dalam pengungkapan perkara.

Ketua Umum AABB Raden Bomba Sugiarto mengatakan, keberhasilan tersebut menunjukkan komitmen dan profesionalisme jajaran Polresta Banyuwangi dalam menangani kejahatan yang memiliki jaringan dan mobilitas lintas wilayah.

“Jaringan tersebut memiliki jangkauan operasi yang cukup luas, bahkan melibatkan pelaku yang diburu hingga lintas daerah. Makanya kami dari seluruh advokat yang berhimpun di Aliansi Advokat Banyuwangi Bersatu menyampaikan rasa hormat dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bapak Kapolresta Banyuwangi beserta seluruh jajaran Tim Gabungan URC Macan Blambangan,” katanya.

Bukan Sekadar Berhasil Tangkap Pelaku

Bagi AABB, keberhasilan polisi tidak semata-mata diukur dari kemampuan menemukan dan menangkap pelaku hingga ke luar Banyuwangi.

Ada dampak yang lebih besar.

Yakni munculnya kembali rasa aman bagi masyarakat yang menjalankan aktivitas ekonomi di Banyuwangi.

Bomba menilai keamanan menjadi salah satu faktor penting bagi pelaku usaha maupun investor dalam menjalankan aktivitasnya.

“Bukan sekadar prestasi karena berhasil memburu pelaku sampai ke Bukittinggi. Yang menjadi prioritas utama adalah bagaimana rasa aman bagi para pelaku usaha, investor, dan masyarakat Banyuwangi secara luas dapat kembali terjaga,” katanya.

Pernyataan tersebut sekaligus menempatkan pengungkapan kasus pecah kaca dalam konteks yang lebih luas.

Kejahatan terhadap nasabah bank bukan hanya menimbulkan kerugian materi. Jika tidak segera ditangani, aksi kriminal juga dapat memengaruhi rasa aman masyarakat ketika melakukan aktivitas ekonomi.

Soroti Investigasi dan Koordinasi Lintas Daerah

Bomba juga menilai terdapat perubahan pola kerja kepolisian sejak Rofiq Ripto Himawan memimpin Polresta Banyuwangi.

Menurut dia, metode investigasi yang presisi, koordinasi cepat, serta sinergi dengan kepolisian di daerah lain menjadi bagian penting dalam membongkar perkara tersebut.

“Bagi AABB, penanganan kasus kriminal dengan jaringan lintas daerah membutuhkan kemampuan investigasi, koordinasi, dan respons cepat,” sebutnya.

Dalam kasus ini, kemampuan bergerak melampaui batas wilayah menjadi faktor penting.

Ketika pelaku tidak lagi berada di Banyuwangi, pengejaran tidak berhenti. Koordinasi dengan kepolisian di wilayah lain dibutuhkan untuk memastikan pelaku dapat ditemukan dan ditangkap.

Bagi AABB, pola tersebut menunjukkan bahwa menjaga keamanan Banyuwangi tidak cukup hanya dengan memperkuat patroli di wilayah.

Kemampuan mengurai jaringan dan mengejar pelaku hingga daerah lain juga menjadi bagian dari upaya perlindungan masyarakat.

Keamanan Banyuwangi Jadi Perhatian Bersama

Bomba menegaskan, AABB mengapresiasi dedikasi Kapolresta Banyuwangi beserta seluruh personel yang terlibat dalam pengungkapan perkara.

“Ini menjadi bukti bahwa Polri hadir memberikan perlindungan dan rasa aman kepada masyarakat,” tegasnya.

Ia berharap keberhasilan tersebut tidak berhenti pada satu kasus.

Menurut Bomba, pengungkapan jaringan kriminal tersebut harus menjadi motivasi bagi jajaran Polresta Banyuwangi untuk terus meningkatkan pelayanan, pencegahan, dan penegakan hukum secara profesional.

“Bapak Kapolresta, terima kasih atas dedikasi tanpa batas dalam menjaga situasi kamtibmas di Bumi Blambangan agar tetap kondusif. Semoga Kepolisian Republik Indonesia senantiasa diberi kelancaran dan kekuatan dalam mengayomi serta melindungi masyarakat Indonesia,” pungkasnya.

Apresiasi AABB memperlihatkan bahwa keberhasilan membongkar jaringan pecah kaca tidak hanya dipandang sebagai capaian polisi dalam menangkap pelaku. Bagi kalangan advokat, kemampuan URC Macan Blambangan mengejar jaringan hingga lintas daerah sekaligus menjadi pesan bahwa keamanan masyarakat dan iklim usaha Banyuwangi mendapat perhatian serius. (rio/aif)

Editor : Ali Sodiqin
keamanan Banyuwangi URC Macan Blambangan AABB Banyuwangi pecah kaca polresta banyuwangi