RADAR BANYUWANGI – Gerak-gerik mencurigakan seorang pria berinisial AM di sekitar SMAN 1 Rogojampi, Banyuwangi, berujung penangkapan. AM diamankan satpam sekolah saat hendak mengambil sebuah paket yang diduga berisi sabu-sabu melalui sistem ranjau, Selasa (4/8) sekitar pukul 10.00.
AM kemudian diserahkan kepada polisi untuk menjalani pemeriksaan. Kasus tersebut kini ditangani Satresnarkoba Polresta Banyuwangi. Dari hasil penyidikan sementara, paket sabu itu diduga dipesan oleh seseorang berinisial AJ yang kemudian meminta AM mengambilnya di lokasi yang telah ditentukan.
Tak hanya itu, hasil tes urine terhadap AM juga menunjukkan positif mengonsumsi narkotika.
Berdasarkan pemeriksaan penyidik, sabu tersebut diduga akan digunakan untuk konsumsi pribadi. Atas temuan tersebut, penyidik mengajukan proses asesmen medis dan hukum terhadap AM di Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Banyuwangi sesuai ketentuan yang berlaku.
Kasus ini bermula ketika satpam SMAN 1 Rogojampi melihat AM mondar-mandir di sekitar lingkungan sekolah. Pergerakannya dinilai tidak biasa sehingga petugas keamanan sekolah memilih melakukan pemantauan.
Kecurigaan satpam semakin kuat ketika AM diketahui mengambil sebuah paket dari titik yang telah ditentukan di dekat sekolah. Paket tersebut kemudian diduga berisi narkotika jenis sabu-sabu.
Satpam langsung mengamankan AM di lokasi. Pihak sekolah selanjutnya menghubungi Polsek Rogojampi untuk menindaklanjuti kejadian tersebut.
Anggota Polsek Rogojampi, Brigpol Artha Zaidan, kemudian datang ke lokasi untuk menerima penyerahan AM beserta barang bukti. Selanjutnya, perkara tersebut dilimpahkan ke Satresnarkoba Polresta Banyuwangi untuk pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut.
Kapolresta Apresiasi Kesigapan Satpam
Kesigapan petugas keamanan SMAN 1 Rogojampi menggagalkan pengambilan paket yang diduga berisi sabu mendapat apresiasi dari Kapolresta Banyuwangi Kombespol Rofiq Ripto Himawan.
Menurut Rofiq, kejadian tersebut menunjukkan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mencegah peredaran narkotika, terlebih di lingkungan yang berada di sekitar institusi pendidikan.
“Keberhasilan pengungkapan ini menunjukkan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. Kami mengucapkan terima kasih kepada petugas keamanan yang telah bertindak cepat,” katanya.
Rofiq juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan aktivitas mencurigakan yang berpotensi mengarah pada tindak pidana ataupun penyalahgunaan narkotika.
“Sinergi antara masyarakat dan kepolisian menjadi kunci dalam mempersempit ruang gerak pelaku penyalahgunaan maupun peredaran narkoba di Banyuwangi,” tegasnya. (rio/aif)
Editor : Ali Sodiqin