Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

CCTV Bongkar Aksi Pelempar Sabu ke Lapas Banyuwangi, Dua Pelaku Bermotor Diburu Polisi

Bagus Rio Rohman • Kamis, 9 Juli 2026 | 04:30 WIB
TEREKAM CCTV: Dua orang tak dikenal yang berada di luar tembok Lapas melemparkan bungkusan yang diduga berisi narkoba ke dalam Lapas Banyuwangi.  (TANGKAPAN LAYAR CCTV)
TEREKAM CCTV: Dua orang tak dikenal yang berada di luar tembok Lapas melemparkan bungkusan yang diduga berisi narkoba ke dalam Lapas Banyuwangi. (TANGKAPAN LAYAR CCTV)

RADARBANYUWANGI.ID – Rekaman kamera pengawas (CCTV) menjadi petunjuk penting dalam pengusutan kasus pelemparan narkotika ke dalam Lapas Kelas IIA Banyuwangi. Dua pria tak dikenal terekam melempar bungkusan berisi 63,63 gram sabu-sabu dan 31 butir pil ekstasi (ineks) ke area branggang lapas pada dini hari.

Rekaman tersebut kini telah diserahkan pihak Lapas Banyuwangi kepada penyidik Satresnarkoba Polresta Banyuwangi sebagai barang bukti untuk mengungkap identitas para pelaku yang hingga kini masih buron.

Berdasarkan rekaman CCTV, aksi itu terjadi pada Jumat (3/7) sekitar pukul 03.06 WIB. Dua pelaku datang menggunakan sepeda motor dan berhenti di sisi luar tembok lapas sebelum melancarkan aksinya.

Keduanya diduga telah berbagi peran. Seorang pelaku tetap berada di atas sepeda motor sambil mengawasi situasi sekitar, sedangkan rekannya turun dan melemparkan bungkusan yang diduga berisi narkotika ke dalam area lapas.

Aksi tersebut berlangsung sangat cepat. Setelah memastikan bungkusan masuk ke dalam kompleks lapas, kedua pelaku langsung meninggalkan lokasi untuk menghindari kejaran petugas.

Kepala Biro Operasi (KBO) Satresnarkoba Polresta Banyuwangi, Iptu Gatot, mengatakan penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap pelaku yang terekam kamera pengawas tersebut.

"Kita masih terus lakukan serangkaian penyelidikan untuk mengungkap pelaku pelemparan sabu ke Lapas," ujarnya.

Menurut Gatot, rekaman CCTV yang diterima dari pihak lapas saat ini masih dianalisis guna mengidentifikasi ciri-ciri pelaku maupun kendaraan yang digunakan.

"Masih kita pelajari lebih lanjut," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Banyuwangi Solichin menduga pelaku mengetahui kondisi di dalam lapas sehingga mampu menjalankan aksinya dengan cukup rapi. Dugaan sementara, informasi mengenai lokasi pelemparan diperoleh dari IF, warga binaan yang tertangkap saat mengambil paket narkotika tersebut di area branggang.

"Pelaku pelemparan mengetahui kondisi Lapas dari warga binaan, sehingga mereka cukup lihai dalam melancarkan aksinya," jelas Solichin.

Meski demikian, dugaan tersebut masih menjadi bagian dari proses pendalaman penyidik. Polisi masih mengumpulkan alat bukti dan keterangan untuk memastikan ada tidaknya komunikasi antara pelaku di luar lapas dengan narapidana di dalam penjara.

Seperti diberitakan sebelumnya, IF, 24, warga Kecamatan Wongsorejo, diamankan setelah mengambil bungkusan berisi sabu-sabu dan pil ekstasi di dalam area Lapas Banyuwangi. Narapidana kasus perlindungan anak itu kemudian diserahkan ke Polresta Banyuwangi pada Selasa (7/7) untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Hingga kini, IF belum ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara narkotika tersebut. Penyidik masih mendalami perannya, termasuk kemungkinan keterlibatan dalam jaringan penyelundupan narkoba ke dalam lapas.

Di sisi lain, polisi juga terus memburu dua pria yang terekam CCTV sebagai pelaku pelemparan. Rekaman kamera pengawas diharapkan menjadi kunci untuk mengungkap identitas pelaku sekaligus membongkar jaringan yang berada di balik upaya penyelundupan narkotika ke Lapas Banyuwangi. (rio/aif)

Editor : Ali Sodiqin
#CCTV Lapas #pelempar sabu #narkoba Banyuwangi #satnarkoba #lapas banyuwangi