RADARBANYUWANGI.ID – Nama Fabiola Elizabeth Agnes mendadak menjadi sorotan nasional setelah identitasnya diungkap sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan online atau scammer jaringan internasional yang beroperasi dari Solo Baru, Sukoharjo. Perempuan yang sebelumnya lebih dikenal sebagai model dan pernah menjadi bagian dari pemberitaan dunia hiburan itu kini berada di tengah pusaran salah satu pengungkapan kejahatan siber terbesar di Jawa Tengah sepanjang 2026.
Publik yang selama ini hanya mengenal sosok "mantan artis berinisial F" akhirnya mendapatkan jawaban setelah Polda Jawa Tengah mengonfirmasi bahwa perempuan tersebut adalah Fabiola Elizabeth Agnes. Sejak saat itu, pencarian mengenai siapa sebenarnya Fabiola, bagaimana perjalanan hidupnya, dan bagaimana namanya bisa muncul dalam perkara internasional bernilai puluhan miliar rupiah menjadi topik yang ramai diperbincangkan.
Dari Dunia Modeling ke Sorotan Publik
Sebelum namanya dikaitkan dengan kasus hukum, Fabiola dikenal sebagai model yang sempat berkarier di dunia hiburan dan fashion Indonesia.
Berdasarkan sejumlah pemberitaan media hiburan terdahulu, Fabiola memiliki latar belakang keturunan Jerman dan Indonesia. Ia disebut telah lama tinggal di Indonesia dan menjalani karier sebagai model di sejumlah kota besar, termasuk Bandung.
Beberapa sumber media juga menyebut Fabiola pernah menempuh pendidikan di Program Studi Sastra Inggris Universitas Kristen Maranatha. Namun informasi tersebut berasal dari profil lama yang pernah beredar di media hiburan dan belum terdapat konfirmasi resmi terbaru.
Meski tidak termasuk figur yang aktif tampil di layar kaca dalam beberapa tahun terakhir, nama Fabiola sempat dikenal publik karena kehidupan pribadinya yang mendapat perhatian media nasional.
Pernah Menikah dengan Reza SMASH
Fabiola Elizabeth Agnes pernah menikah dengan Reza Anugrah, personel boyband populer Indonesia, SMASH.
Pernikahan keduanya berlangsung pada tahun 2018 dan sempat menjadi perhatian penggemar dunia hiburan. Dari pernikahan tersebut, mereka dikaruniai seorang anak laki-laki bernama Killian Adam Anugrah Jost.
Namun rumah tangga pasangan tersebut tidak bertahan lama. Pada tahun 2020, keduanya resmi berpisah setelah melalui proses perceraian yang juga sempat menjadi konsumsi publik.
Sejak perceraian tersebut, Fabiola relatif jarang muncul dalam pemberitaan media arus utama hingga namanya kembali menjadi perhatian dalam kasus yang kini ditangani Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Tengah.
Terungkap dalam Kasus Scammer Internasional
Nama Fabiola kembali menjadi pemberitaan nasional setelah Polda Jawa Tengah mengungkap identitas tersangka berinisial F dalam perkara dugaan sindikat scammer internasional yang bermarkas di Solo Baru, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo.
Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Artanto membenarkan bahwa perempuan yang dimaksud adalah Fabiola Elizabeth Agnes.
Pengungkapan identitas tersebut sekaligus menjawab berbagai spekulasi publik yang berkembang setelah foto salah satu tersangka ditampilkan dalam konferensi pers pengungkapan kasus tersebut.
Ciri fisik yang terlihat dalam foto, termasuk tato pada bagian tangan dan leher, dinilai identik dengan sosok Fabiola yang selama ini dikenal publik.
Diduga Berperan Meyakinkan Korban Lewat Video Call
Dalam konstruksi perkara yang disampaikan penyidik, Fabiola diduga memiliki peran khusus dalam operasional jaringan tersebut.
Direktur Reserse Siber Polda Jawa Tengah Kombes Pol Himawan Susanto Saragih menjelaskan bahwa tersangka F bertugas sebagai model yang melakukan komunikasi langsung dengan calon korban melalui video call.
Menurut penyidik, peran tersebut dijalankan ketika tim pemasaran kesulitan membangun kepercayaan calon korban yang menjadi target investasi.
Melalui komunikasi visual dan pendekatan personal, korban diduga dibuat merasa memiliki hubungan yang lebih dekat dengan pelaku sehingga lebih mudah mempercayai tawaran investasi yang diberikan.
Penyidik menduga metode tersebut menjadi salah satu strategi penting dalam skema penipuan yang dikenal secara internasional sebagai pig butchering scam, yakni modus membangun hubungan emosional terlebih dahulu sebelum korban diarahkan untuk menanamkan dana pada platform investasi yang telah direkayasa.
Diduga Raup Rp41 Miliar
Kasus yang menyeret nama Fabiola bukan perkara kecil.
Berdasarkan hasil penyidikan sementara, jaringan tersebut diduga memperoleh keuntungan sekitar 2,3 juta dolar Amerika Serikat atau setara Rp41,1 miliar selama beroperasi sejak Juli 2025 hingga Mei 2026.
Korban yang berhasil diperdaya disebut mencapai 133 orang, sebagian besar merupakan warga negara asing, khususnya Amerika Serikat.
Operasional sindikat diduga dilakukan dari sebuah kantor yang menggunakan kedok perusahaan konsultan di kawasan Solo Baru.
Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan puluhan tersangka yang terdiri atas warga negara Indonesia maupun warga negara asing, serta menyita berbagai perangkat elektronik yang diduga digunakan untuk menjalankan operasi penipuan lintas negara.
Masih Berstatus Tersangka
Meski identitas dan dugaan perannya telah disampaikan penyidik, proses hukum terhadap Fabiola Elizabeth Agnes hingga kini masih berlangsung.
Status yang disandang saat ini adalah tersangka, yang berarti dugaan keterlibatannya masih harus dibuktikan melalui proses penyidikan, penuntutan, dan persidangan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Karena itu, seluruh pihak tetap memiliki hak yang sama untuk memperoleh proses hukum yang adil dan objektif.
Di tengah perjalanan hidup yang sebelumnya lebih banyak dikenal melalui dunia modeling dan kehidupan pribadinya, nama Fabiola Elizabeth Agnes kini memasuki babak baru yang berbeda. Dari sosok yang pernah menjadi bagian dunia hiburan, ia kini berada dalam sorotan publik nasional karena keterkaitannya dengan kasus dugaan scammer internasional yang masih terus dikembangkan aparat penegak hukum. (*)
Editor : Ali Sodiqin