Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Jasad Bayi di Dam Serut Genteng Banyuwangi Dimakamkan, Polisi Terus Kejar Identitas Orang Tua

Salis Ali Muhyidin • Sabtu, 25 April 2026 | 06:30 WIB
BELUM TERUNGKAP: Petugas Unit Kamar Jenazah RSUD Blambangan memakamkan jasad bayi yang diduga sengaja dibuang oleh orang tua yang tidak bertanggung jawab. Jasad bayi malang tersebut ditemukan di Dam Serut, Dusun Krajan 1, Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng, pada Selasa malam (21/4). (Ramada Kusuma/Radar Banyuwangi)
BELUM TERUNGKAP: Petugas Unit Kamar Jenazah RSUD Blambangan memakamkan jasad bayi yang diduga sengaja dibuang oleh orang tua yang tidak bertanggung jawab. Jasad bayi malang tersebut ditemukan di Dam Serut, Dusun Krajan 1, Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng, pada Selasa malam (21/4). (Ramada Kusuma/Radar Banyuwangi)

RADARBANYUWANGI.ID – Misteri penemuan jasad bayi laki-laki di kawasan Dam Serut, Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng, Banyuwangi, Jawa Timur, belum juga terungkap. 

Memasuki hari keempat sejak ditemukan, identitas orang tua korban masih gelap. Sementara itu, jenazah bayi malang tersebut telah dimakamkan.

Jasad bayi yang sebelumnya disimpan di kamar mayat RSUD Blambangan akhirnya dikebumikan pada Jumat pagi (24/4), setelah melewati batas waktu penyimpanan lebih dari dua kali 24 jam.

Baca Juga: Gaji ke-13 PNS 2026 Cair Juni atau Mundur? Aturan Resmi Sudah Terbit, ASN Diminta Siap-Siap

Kanitreskrim Polsek Genteng, Sujarwadi, menyampaikan bahwa proses pemakaman dilakukan sekitar pukul 09.00 di area pemakaman kompleks rumah sakit.

“Jenazah bayi tersebut sudah kami makamkan. Bahan penyelidikan yang dibutuhkan sudah kami ambil,” ujarnya.

Menurut Sujarwadi, keputusan pemakaman diambil karena kondisi jenazah sudah melalui proses autopsi dan tidak memungkinkan untuk disimpan lebih lama.

Baca Juga: Musim Haji 2026 Dimulai, Jemaah Pakistan Tiba Perdana di Madinah, Arab Saudi Siaga Penuh

“Tidak mungkin terus dibiarkan di kamar mayat. Proses autopsi juga sudah dilakukan,” jelasnya.


Penyelidikan Terus Berjalan

Meski jasad telah dimakamkan, penyelidikan kasus ini tidak berhenti. Polisi memastikan tetap memburu identitas orang tua bayi serta mengungkap latar belakang kejadian.

“Proses penyelidikan tetap berjalan sesuai prosedur,” tegas Sujarwadi.

Saat ini, fokus aparat adalah menelusuri berbagai petunjuk yang mengarah pada pelaku. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menyisir sejumlah fasilitas kesehatan di sekitar wilayah Genteng.

Petugas mencari kemungkinan adanya warga yang baru saja melahirkan namun tidak melaporkan keberadaan bayinya.

Baca Juga: Aprilia Uji Mesin 850cc di Jerez, Era Baru MotoGP 2027 Makin Dekat

“Kami masih mencari petunjuk, termasuk di fasilitas kesehatan sekitar,” tambahnya.


Ditemukan di Tumpukan Sampah

Kasus ini pertama kali menggegerkan warga Dusun Krajan 1, Desa Kembiritan, Selasa (21/4) sore. Jasad bayi laki-laki ditemukan dalam kondisi mengenaskan di saluran air kawasan Dam Serut.

Saat ditemukan, bayi tersebut dalam posisi telungkup di tumpukan sampah. Bahkan, tali pusar masih terlihat menempel di tubuhnya—menandakan bayi tersebut baru saja dilahirkan.

Penemuan itu pertama kali dilaporkan oleh seorang pelajar SMP, M Ferdi (14), yang saat itu baru pulang dari memancing.

“Saya habis memancing, lalu lihat ada kaki bayi di tumpukan sampah,” ujarnya.

Baca Juga: Francesco Bagnaia Tertatih di Awal Musim, Ducati Tahan Upgrade GP26 Jelang MotoGP Spanyol

Temuan tersebut langsung dilaporkan kepada warga sekitar dan diteruskan ke pihak kepolisian.


Menunggu Titik Terang

Hingga kini, belum ada petunjuk pasti terkait siapa orang tua bayi tersebut. Minimnya saksi dan bukti membuat proses pengungkapan berjalan lebih kompleks.

Namun, aparat memastikan kasus ini tetap menjadi prioritas. Upaya pengumpulan bukti dan penelusuran informasi terus dilakukan demi mengungkap kebenaran di balik peristiwa tersebut.

Di balik pemakaman sederhana itu, tersimpan harapan agar misteri segera terkuak. Sebab, bagi aparat maupun masyarakat, kasus ini bukan sekadar penemuan jenazah—melainkan soal kemanusiaan yang harus dituntaskan. (sas/sgt)

Editor : Ali Sodiqin
#jasad bayi Banyuwangi #Dam Serut Genteng #kasus bayi misterius #penemuan bayi #polsek genteng