Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Dugaan Penggelapan Peralatan Sound System di Banyuwangi, Korban Rugi Belasan Juta dan Laporkan Pelaku ke Polisi

Lugas Rumpakaadi • Minggu, 19 April 2026 | 09:08 WIB
Peralatan sound system milik MCB Audio yang diduga digelapkan oleh W. (Galih untuk Radar Banyuwangi)
Peralatan sound system milik MCB Audio yang diduga digelapkan oleh W. (Galih untuk Radar Banyuwangi)

RADARBANYUWANGI.ID – Dugaan penggelapan peralatan sound system oleh warga berinisial W, asal Lingkungan Secang, Kelurahan/Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, terjadi pada Kamis (16/4/2026). 

Kasus ini menimpa pemilik MCB Audio dan menyebabkan kerugian hingga belasan juta rupiah.

Galih Mangku, pemilik MCB Audio mengatakan, peristiwa tersebut bermula saat W, yang diketahui merupakan pelanggan di toko tersebut sejak 2023, menyewa beberapa peralatan sound system.

"Minggu (12/4/2026), dia (W) menghubungi saya untuk menyewa peralatan sound system. Katanya untuk acara di wilayah Bulusan," ungkap Galih pada RadarBanyuwangi.id, Minggu (19/4/2026).

Barang yang disewa meliputi satu unit power merek Yamaha, dua unit power merek Ambo, serta dua unit line array.

Galih kemudian menyetujui penyewaan tersebut dengan kesepakatan harga sebesar Rp1,2 juta untuk durasi sewa tiga hari. 

W juga disebut akan memberikan uang muka sebesar Rp800 ribu, dengan sisa pembayaran Rp400 ribu yang dijanjikan akan dilunasi kemudian.

"Namun, setelah masa sewa berakhir, barang yang dipinjam tidak kunjung dikembalikan," imbuh Galih.

Galih mengaku telah berupaya menghubungi W melalui pesan singkat dan panggilan telepon, tetapi tidak mendapat respons.

"Sempat saya hubungi. Awalnya bisa dihubungi. Tetapi kemudian di hari Kamis (16/4/2026), tidak bisa dihubungi. Saya WhatsApp hanya centang 1 (pesan belum terkirim ke penerima)," terangnya.

Galih mengaku juga sempat mendatangi alamat orang tua W, di daerah Papring. 

Namun, W tidak dapat ditemui. Bahkan orang tuanya juga tidak mengetahui keberadaan anaknya.

Karena tidak membuahkan hasil, Galih kemudian melaporkan dugaan penggelapan tersebut ke Mapolsek Banyuwangi.

"Kerugian materiil yang diperkirakan mencapai Rp11 juta berdasarkan nilai peralatan yang tidak kembali," ujar Galih.

Ia berharap ada itikad baik dari W agar segera mengembalikan peralatan serta melunasi biaya sewa.

"Mohon bantuan barangkali ada yang mengetahui keberadaan W, bisa menghubungi akun medsos kami di Instagram @mcb_production.official atau @mcbaudio.official di Tiktok," pungkasnya.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#Penggelapan #sound system #banyuwangi