RADARBANYUWANGI.ID – Kasus pencurian kembali terjadi di wilayah Kabupaten Banyuwangi. Kali ini, aksi pencurian menyasar peralatan pertanian milik warga di Dusun Darungan, Desa Tegalarum, Kecamatan Sempu.
Jajaran Unit Reskrim Polsek Sempu kini tengah memburu pelaku pencurian yang terjadi di rumah milik Sukarmi, 45.
Dalam kejadian tersebut, sejumlah alat pertanian raib digondol maling dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp 3 juta.
Menariknya, meski korban belum melaporkan kejadian tersebut secara resmi, pihak kepolisian tetap bergerak cepat melakukan penyelidikan.
Kapolsek Sempu, AKP Satrio Wibowo, mengatakan bahwa pihaknya menerima informasi awal dari masyarakat terkait adanya dugaan pencurian tersebut.
Sebagai bentuk respons cepat, petugas langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Dasarnya informasi dari masyarakat. Meski korban tidak melapor, sebagai bentuk tanggung jawab kami, anggota tetap turun untuk melakukan penyelidikan,” ujar Satrio.
Kronologi Kejadian
Peristiwa pencurian tersebut diketahui korban saat hendak menggunakan peralatan pertaniannya pada Senin (6/4).
Saat itu, Sukarmi mendapati sejumlah alat yang biasa digunakan di kebun sudah tidak berada di tempat.
Barang-barang yang hilang antara lain mesin potong rumput, tabung elektrik, serta mesin genset air. Padahal, sehari sebelumnya atau Minggu (5/4), peralatan tersebut masih digunakan seperti biasa.
“Kejadian diduga berlangsung pada Senin dini hari. Karena pada hari sebelumnya alat-alat itu masih dipakai,” jelas Satrio.
Mengetahui barang miliknya hilang, korban kemudian langsung mengabarkan kejadian tersebut kepada pihak keluarga. Informasi itu pun dengan cepat menyebar, termasuk melalui media sosial.
Diduga Masuk Lewat Pintu Belakang
Dari hasil olah TKP sementara, polisi menduga pelaku masuk ke dalam rumah melalui bagian belakang.
Pintu yang terbuat dari anyaman bambu (gedhek) diduga menjadi celah yang dimanfaatkan pelaku untuk melancarkan aksinya.
“Kemungkinan pelaku masuk dari celah pintu gedhek di belakang rumah. Posisi barang yang hilang juga berada di area belakang,” ungkap mantan Kapolsek Glenmore tersebut.
Kondisi pintu yang relatif mudah dibuka diduga menjadi salah satu faktor yang mempermudah pelaku melakukan pencurian tanpa menimbulkan kecurigaan.
Polisi Kumpulkan Bukti
Saat ini, Unit Reskrim Polsek Sempu masih terus melakukan pengumpulan bukti dan keterangan dari sejumlah pihak, termasuk korban. Pemeriksaan awal telah dilakukan guna mengungkap identitas pelaku.
“Kami masih mengumpulkan bukti-bukti. Korban juga sudah kami mintai keterangan untuk membantu proses penyelidikan,” tegas Satrio.
Polisi juga tidak menutup kemungkinan adanya pelaku lebih dari satu orang, mengingat barang yang diambil memiliki ukuran dan berat yang cukup besar.
Imbauan Kewaspadaan
Atas kejadian ini, pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama dalam menjaga keamanan rumah dan barang berharga.
Penggunaan pengaman tambahan pada pintu maupun penyimpanan alat-alat berharga di tempat yang lebih aman menjadi langkah preventif yang disarankan.
“Kami mengimbau warga agar lebih waspada, terutama saat malam hari. Pastikan rumah dalam kondisi aman untuk mencegah tindak kriminal,” pungkasnya.
Kasus ini masih dalam penanganan pihak kepolisian, dan pelaku diharapkan segera terungkap dalam waktu dekat. (sas/sgt)
Editor : Ali Sodiqin