Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Kades Sukojati Untung Suripno Siap Diberhentikan, Baca Pernyataan Bermeterai di Hadapan Warga

Zamrozi Wahyu • Selasa, 7 April 2026 | 05:30 WIB
PERNYATAAN BERMATRAI: Kades Sukojati Untung Suripno membacakan surat pengunduran diri di hadapan ratusan warga, Senin (6/4). (Zamrozi Wahyu/Radar Banyuwangi)
PERNYATAAN BERMATRAI: Kades Sukojati Untung Suripno membacakan surat pengunduran diri di hadapan ratusan warga, Senin (6/4). (Zamrozi Wahyu/Radar Banyuwangi)

RADARBANYUWANGI.ID – Tekanan warga Desa Sukojati, Kecamatan Blimbingsari, akhirnya berbuah respons dari Kepala Desa (Kades) Untung Suripno.

Di hadapan ratusan warga yang menggeruduk kantor desa, Senin (6/4), ia menyatakan siap diberhentikan dari jabatannya.

Pernyataan tersebut disampaikan secara resmi dalam bentuk tertulis lengkap dengan meterai.

Bahkan, pernyataan itu dibacakan langsung oleh Untung di hadapan massa yang sejak siang mendesaknya untuk mundur.

Langkah ini diambil menyusul mencuatnya dugaan skandal yang menyeret nama orang nomor satu di Desa Sukojati tersebut.

Ia sebelumnya diketahui berada di rumah seorang perempuan berstatus janda, yang merupakan warganya sendiri, pada Jumat malam (3/4) sekitar pukul 22.00.

Di tengah tekanan warga yang terus bergulir, Untung akhirnya angkat bicara. Dalam pernyataannya, ia menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang terjadi di tengah masyarakat.

“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Dengan ini saya menyatakan, saya selaku Kepala Desa Sukojati tulus meminta maaf kepada masyarakat atas kegaduhan yang terjadi saat ini,” ucapnya.

Tak hanya itu, Untung juga menyatakan kesiapannya untuk diberhentikan dari jabatannya sebagai kepala desa sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Yang kedua, saya siap diberhentikan sebagai kepala desa sesuai peraturan perundangan yang berlaku,” lanjutnya.

Pernyataan tersebut sontak menjadi perhatian warga yang sejak awal menuntut adanya kejelasan sikap dari kepala desa.

Meski demikian, Untung tetap tidak memberikan penjelasan lebih lanjut terkait dugaan skandal maupun video yang beredar di masyarakat.

Saat hendak dikonfirmasi lebih dalam oleh awak media, ia memilih bungkam dan langsung meninggalkan kantor desa.

Situasi yang sebelumnya sempat memanas berangsur mereda setelah adanya pernyataan resmi tersebut.

Warga pun berharap proses pemberhentian dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak terkait agar tidak berlarut-larut.

Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Sukojati, Hariyanto, membenarkan bahwa kepala desa telah menyatakan kesiapan untuk mengundurkan diri.

Menurutnya, proses pemberhentian tetap harus melalui tahapan administratif sesuai aturan yang berlaku.

“Pengunduran diri kan butuh proses. Kami selaku perwakilan masyarakat siap mendampingi hingga selesai,” ujarnya.

Hariyanto menegaskan, BPD akan mengawal proses tersebut agar berjalan sesuai mekanisme hukum dan tetap mengedepankan kepentingan masyarakat Desa Sukojati.

Peristiwa ini menjadi perhatian publik karena menyangkut integritas pejabat publik di tingkat desa.

Warga berharap ke depan, pemerintahan desa dapat berjalan lebih transparan dan menjaga kepercayaan masyarakat.

Dengan adanya pernyataan resmi dari kepala desa, proses penyelesaian polemik di Desa Sukojati kini memasuki tahap lanjutan.

Semua pihak diharapkan dapat menahan diri dan menyerahkan proses kepada mekanisme yang berlaku demi menjaga kondusivitas wilayah. (why/sgt)

Editor : Ali Sodiqin
#Blimbingsari Banyuwangi #Untung Suripno #Kades Sukojati mundur #dugaan skandal kades #BPD Sukojati