RADARBANYUWANGI.ID – Kasus penemuan bayi meninggal dunia di aliran Sungai Judeg, Desa Rejoagung, Kecamatan Srono, Kabupaten Banyuwangi, masih menyisakan tanda tanya besar. Hingga kini, identitas orang tua bayi tersebut belum diketahui.
Pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan intensif guna mengungkap siapa pelaku yang diduga membuang bayi malang tersebut.
Polisi Telusuri Data Ibu Hamil
Kapolsek Srono, Sutarkam, mengungkapkan bahwa berbagai langkah telah dilakukan untuk mengungkap kasus ini. Salah satunya dengan menelusuri data ibu hamil di sejumlah fasilitas kesehatan di sekitar lokasi kejadian.
“Data ibu hamil dari puskesmas kami periksa, terutama yang melahirkan tidak jauh dari waktu penemuan bayi,” ujarnya.
Pihak kepolisian juga sempat melakukan pengecekan di wilayah Kecamatan Tegaldlimo setelah mendapat informasi adanya warga yang baru melahirkan. Namun, bayi dari ibu tersebut dalam kondisi sehat sehingga tidak terkait dengan kasus ini.
Minim CCTV, Penyelidikan Terkendala
Selain penelusuran data medis, polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah lokasi yang dicurigai sebagai tempat pembuangan bayi.
Sayangnya, upaya tersebut terkendala minimnya kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi.
“Ada rumah warga yang memiliki CCTV, namun arah kameranya ke dalam rumah, tidak mengarah ke sungai,” jelas Sutarkam.
Bayi Diduga Baru Dilahirkan
Bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia pada Minggu (23/3). Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, bayi diduga baru dilahirkan sekitar satu hingga dua hari sebelum ditemukan.
Saat ditemukan, jasad bayi terbungkus dalam kantong plastik berwarna ungu dan sempat dikira boneka oleh warga.
Ditemukan Warga yang Melintas
Peristiwa penemuan bayi bermula saat dua warga, Isro dan Hasan, hendak bersilaturahmi ke rumah kerabatnya yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.
Saat melintas di tepi sungai, tepatnya di area dam, keduanya melihat benda mencurigakan yang terapung di aliran air.
Karena penasaran, mereka mendekat dan mengangkat benda tersebut ke tepi sungai.
“Ternyata yang ditemukan adalah jasad bayi yang sudah meninggal dunia. Kemudian dilaporkan ke perangkat desa dan diteruskan ke Polsek,” terang Sutarkam.
Polisi Terus Dalami Kasus
Hingga kini, pihak kepolisian masih terus mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap pelaku pembuangan bayi tersebut.
“Masih belum ada tanda-tanda identitas orang tua bayi. Kami terus melakukan penyelidikan,” tegasnya.
Imbauan kepada Masyarakat
Kasus ini menjadi perhatian serius aparat penegak hukum. Polisi mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian tersebut untuk segera melapor.
Dukungan masyarakat dinilai penting guna mempercepat pengungkapan kasus, sekaligus mencegah terulangnya kejadian serupa di wilayah Banyuwangi. (why)
Editor : Ali Sodiqin