RADARBANYUWANGI.ID – Penyidik Polsek Glenmore membeberkan hasil pemeriksaan sementara terkait kasus pembacokan yang melibatkan kakak beradik di Dusun Salamrejo, Desa Tulungrejo, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi.
Peristiwa berdarah itu terjadi pada Jumat (9/1) dan mengakibatkan korban, Sutris (45), harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Kapolsek Glenmore, AKP Budi Hermawan, menjelaskan bahwa insiden tersebut dipicu oleh konflik berkepanjangan antara pelaku Supri (47) dengan adik kandungnya sendiri.
Konflik bermula dari cekcok yang dipicu oleh ucapan pelaku yang dinilai menjelek-jelekkan nama korban di lingkungan tempat tinggal mereka.
“Dari hasil penyelidikan awal, cekcok itu bermula karena tersangka membuat kesan di lingkungan sekitar bahwa korban ini pelit,” kata AKP Budi, kemarin.
Persoalan Upah Merawat Sapi
Menurut keterangan polisi, selama kurang lebih tiga tahun terakhir, Supri bekerja membantu Sutris dengan merawat sapi milik korban.
Namun, pelaku mengaku hanya menerima upah sekitar Rp300 ribu selama kurun waktu tersebut.
“Keluhan soal upah itu kemudian disebarkan pelaku ke lingkungan sekitar. Akibatnya, nama korban menjadi buruk di mata warga,” terang Budi.
Dampak dari isu tersebut cukup serius. Ketika Sutris berniat membangun sebuah usaha baru di sekitar rumahnya, ia justru tidak mendapatkan dukungan dari masyarakat sekitar.
“Korban kemudian menelusuri penyebabnya. Setelah dicari tahu, ternyata bersumber dari omongan pelaku. Hal itulah yang membuat korban emosi dan mendatangi pelaku sebelum kejadian pembacokan,” tandasnya.
Korban Masih Dirawat, Pelaku Diamankan
Terkait kondisi korban, AKP Budi memastikan bahwa Sutris saat ini masih menjalani perawatan medis di RSU Bhakti Husada. Meski mengalami luka serius akibat bacokan, kondisi korban dilaporkan stabil.
“Kondisinya stabil. Sementara ini kami masih melakukan pemeriksaan lanjutan, mengumpulkan barang bukti serta keterangan saksi-saksi,” ujarnya.
Sementara itu, Supri telah diamankan oleh aparat kepolisian untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi masih mendalami kasus ini guna melengkapi berkas penyidikan.
Cekcok Berujung Pembacokan
Seperti diberitakan sebelumnya, perselisihan antar dua saudara sedarah tersebut berujung aksi pembacokan yang menggegerkan warga sekitar.
Korban mengalami luka serius dan harus dilarikan ke rumah sakit, sementara pelaku langsung diamankan polisi.
Kapolsek Glenmore menjelaskan, kejadian bermula saat korban mendatangi rumah pelaku dalam kondisi emosi.
“Awalnya yang bersangkutan cekcok. Korban tiba-tiba mendatangi rumah tersangka sambil marah-marah,” ungkap AKP Budi.
Kasus ini kini masih dalam penanganan Polsek Glenmore. Polisi mengimbau masyarakat untuk menyelesaikan persoalan keluarga dengan kepala dingin dan menghindari tindakan kekerasan yang berujung pidana. (sas)
Editor : Ali Sodiqin