Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Miris! SDN 4 Setail Banyuwangi Terancam Roboh, Siswa Belajar di Ruang Darurat

Salis Ali Muhyidin • Kamis, 23 Oktober 2025 | 12:58 WIB
Salah satu siswa mengamati ruang kelas untuk KBM di SDN 4 Setail di Dusun Jalen Darungan, Desa Setail, Kecamatan Genteng.
Salah satu siswa mengamati ruang kelas untuk KBM di SDN 4 Setail di Dusun Jalen Darungan, Desa Setail, Kecamatan Genteng.

RADARBANYUWANGI.ID - Kondisi bangunan SDN 4 Setail di Dusun Jalen Darungan, Desa Setail, Kecamatan Genteng, Banyuwangi, memprihatinkan.

Salah satu ruang kelas, yaitu kelas IV, terpaksa dikosongkan sejak dua pekan lalu karena dinding penuh retakan dan atap nyaris roboh, kemarin (22/10).

Bangunan sekolah yang mengalami kerusakan parah itu kini membuat para guru dan siswa waswas saat kegiatan belajar mengajar (KBM) berlangsung.

Bahkan, kerusakan atap di ruang kelas IV mulai merembet ke dua ruang kelas lain di sebelahnya.

“Setiap hari kami merasa cemas. Siswa kami pindahkan ke ruang kelas lain yang lebih aman,” kata Wakil Kepala SDN 4 Setail, Andi Widodo.

Menurut Andi, kerusakan gedung tersebut sudah terjadi sejak tiga tahun lalu, namun semakin parah sejak awal tahun ini.

“Dulu retaknya belum separah ini, tapi sekarang makin lebar dan terdengar suara kayu patah dari atap,” ujarnya.

Melihat kondisi yang semakin membahayakan, pihak sekolah akhirnya mengosongkan ruang kelas IV dua minggu lalu.

Langkah itu diambil setelah beberapa kali terdengar suara retakan saat hujan turun.

“Pernah waktu itu hujan deras, terdengar suara ‘kretek-kretek’ dari atap. Saya langsung minta siswa keluar kelas, yang penting keselamatan dulu,” ucap Andi.

Untuk mencegah siswa bermain di area berbahaya, Andi memasang tali pembatas seperti police line dan memberi tanda peringatan di dinding yang retak.

“Saya tulis peringatan di tembok agar anak-anak tidak mendekat. Keselamatan mereka paling utama,” tambahnya.

Andi berharap, kondisi sekolah yang memiliki sekitar 80 siswa itu segera mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.

“Cuaca sudah mulai sering hujan, jadi kami khawatir. Semoga segera dapat perbaikan agar siswa bisa belajar dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

Camat Genteng, Satrio, mengaku sudah meninjau langsung kondisi sekolah tersebut bersama jajaran Pemerintah Desa Setail.

“Tadi pagi kami sudah datang ke lokasi setelah mendapat laporan dari pihak sekolah,” katanya.

Selain pengecekan, Satrio menyebut pihaknya telah meneruskan laporan kerusakan gedung sekolah ke Dinas Pendidikan (Dispendik) Banyuwangi.

“Sudah kami tindak lanjuti dan laporkan ke Dispendik. Semoga segera ada perbaikan,” pungkasnya.

Editor : Agung Sedana
#desa setail #banyuwangi