RADARBANYUWANGI.ID - Kepala Desa (Kades) Tampo, Kecamatan Cluring, Hasyim Ashari menampik tudingan sebagian warga yang menilai pemerintah desanya tidak transparan dalam pengelolaan anggaran.
Ia menegaskan, seluruh dana yang tercantum dalam APBDes 2025 telah diumumkan secara terbuka melalui banner besar di depan kantor desa.
“APBDes kami sudah dipublikasikan secara terbuka. Banner berisi rincian pendapatan dan penggunaannya terpasang di depan kantor desa,” kata Hasyim Ashari saat dikonfirmasi kemarin (8/10).
Pernyataan itu disampaikan menanggapi rencana audiensi sekelompok warga yang akan mendatangi kantor desa untuk menanyakan transparansi pengelolaan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD).
“Ada sekitar 20 orang yang akan audiensi, dan semuanya sudah berkoordinasi dengan pemerintah desa,” ujarnya.
Menurut Hasyim, warga yang akan hadir dalam audiensi tersebut merupakan perwakilan dari berbagai dusun di Desa Tampo.
“Mereka ingin menanyakan soal transparansi APBDes, dan kami siap menjelaskan,” katanya.
Hasyim menjelaskan, total APBDes Tampo tahun 2025 mencapai Rp3.488.567.600, terdiri dari berbagai sumber pendapatan seperti Dana Desa (DD), bagi hasil pajak dan retribusi, ADD, bantuan keuangan provinsi, bunga bank, hasil usaha desa, serta hasil pengelolaan aset desa.
Baca Juga: Nenek di Banyuwangi Tertipu Gendam, Emas 16 Gram Raib! Pelakunya Tante-tante
“Semuanya sudah tercantum di banner, termasuk pos penggunaannya,” tegasnya.
Sebelumnya, sebagaimana diberitakan, sejumlah warga Desa Tampo menyoal penggunaan DD dan ADD tahun anggaran 2024–2025 yang dinilai tidak transparan.
Mereka juga mempertanyakan sejumlah kegiatan desa, mulai dari proyek infrastruktur, pengelolaan Tanah Kas Desa (TKD), Badan Usaha Milik Desa (BumDes), hingga pelaksanaan Tampo Fair.
“Tidak transparan dalam penggunaan dana desa, terutama tahun 2024 dan 2025,” ujar juru bicara warga, Supriyadi (48).
Editor : Agung Sedana