Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Kasus Pembunuhan Bocah MI Banyuwangi: Polisi Tetapkan Tersangka, Keluarga Belum Percaya!

Salis Ali Muhyidin • Jumat, 26 September 2025 | 12:23 WIB
Anggota Polda Jatim saat olah TKP di lokasi kematian DC pada 30 Desember 2024 lalu.
Anggota Polda Jatim saat olah TKP di lokasi kematian DC pada 30 Desember 2024 lalu.

RADARBANYUWANGI.ID - Kasus kematian tragis DC, bocah kelas 1 Madrasah Ibtidaiyah (MI) asal Desa Kalibaru Manis, Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi, akhirnya memasuki babak baru. 

Polresta Banyuwangi telah menetapkan seorang remaja berinisial R (14) sebagai tersangka. 

Pelaku yang masih di bawah umur itu diduga masih memiliki hubungan keluarga dengan korban.

Namun, pihak keluarga korban mengaku belum sepenuhnya percaya dengan hasil penyelidikan polisi.

Ayah korban, Doni Nur Chusairi, menyatakan masih ada tanda tanya besar yang belum terjawab.

“Masih belum 100 persen yakin kalau pelakunya itu (R),” ungkapnya, Kamis (25/9).

Doni menuturkan, ada dua alasan utama mengapa ia belum yakin.

Pertama, keluarga belum mendapat jawaban soal motif pelaku hingga tega melakukan rudapaksa yang berujung kematian korban.

“Kalau memang dia (R), motifnya apa? Kami masih belum mendapat jawaban,” tegasnya.

Alasan kedua adalah keberadaan barang bukti berupa kalung emas dan anting milik korban yang hilang.

Menurut Doni, barang-barang itu menjadi kunci penting dalam kasus ini.

“Masa sampai mengambil barang-barang itu, jadi masih belum 100 persen yakin,” ujarnya.

Meski begitu, pihak keluarga tetap menghormati hasil kerja kepolisian dan berharap penjelasan lebih lengkap segera diberikan.

“Harapannya ada penjelasan yang meyakinkan, kalau memang hasilnya bisa menjawab semua, kami senang juga,” tambah Doni.

Kasus ini bermula pada Rabu (13/11/2024), saat warga menemukan jasad DC (7) di kebun sengon tak jauh dari rumahnya di Dusun Barurejo, Desa Kalibaru Manis.

Bocah malang itu ditemukan tak bernyawa dengan kondisi separuh telanjang.

Peristiwa memilukan tersebut sempat mengguncang warga setempat karena dugaan tindak asusila yang menimpa korban.

Kini, meski tersangka telah ditetapkan, keluarga korban masih menunggu jawaban tuntas terkait motif dan barang bukti yang hilang, agar keadilan benar-benar dirasakan.

Editor : Agung Sedana
#kalibaru #banyuwangi #Pembunuhan