RADARBANYUWANGI.ID - Upaya penyelundupan ribuan botol arak tanpa cukai melalui Pelabuhan ASDP Ketapang berhasil digagalkan personel TNI AL dari Lanal Banyuwangi.
Sekitar 2.014 botol arak ilegal dengan berbagai ukuran yang akan dibawa ke Jakarta dan Jawa Tengah pada Minggu (27/7), berhasil diamankan oleh petugas TNI AL.
Danlanal Banyuwangi, Letkol Laut (P) M. Puji Santoso, mengatakan pengungkapan ini bermula dari informasi intelijen yang diterima sejak Minggu pagi sekitar pukul 10.00 WIB.
Informasi itu menyebutkan akan ada keberangkatan sebuah bus dari Bali menuju Pulau Jawa yang diduga membawa minuman keras ilegal.
Setelah dilakukan pendalaman, sekitar pukul 17.30 WIB tim berhasil mengidentifikasi bus AKAP Cahaya Kembar Gemilang dengan nomor polisi DK 7365 DQ yang telah menyeberang dari Pelabuhan ASDP Gilimanuk.
“Begitu bus tiba di Pelabuhan Ketapang pada pukul 18.45 WIB, langsung dilakukan pemeriksaan oleh tim SFQR Lanal Banyuwangi bersama BKO ASDP Ketapang,” ujar Puji.
Setelah dilakukan pemeriksaan, benar saja di dalam bus tersebut ditemukan sekitar 25 dus besar berisi total 2.014 botol arak tanpa cukai.
Dengan rincian, 1.245 botol berukuran 650 mililiter dan 769 botol berukuran 200 mililiter.
Selain barang bukti, petugas juga mengamankan tiga orang terduga pelaku berinisial TP, RR, dan IL yang berperan sebagai sopir dan kondektur.
Ketiganya telah dimintai keterangan sejak Minggu malam. Berdasarkan keterangan awal, minuman keras tersebut rencananya akan didistribusikan ke beberapa wilayah di Pulau Jawa, termasuk Pekalongan, Karawang Timur, Cikopo, dan Bogor.
"Kami menduga keterlibatan ketiganya cukup kuat dalam peredaran miras ilegal. Sedangkan sopir bus, dari keterangan awal, mengaku baru pertama kali melakukan aksi ini," imbuh pria asal Banyuwangi itu.
Seluruh barang bukti dan para terduga pelaku kini telah diserahkan kepada pihak Bea Cukai Banyuwangi untuk proses penyidikan lebih lanjut.
Puji berharap penangkapan tersebut bisa memberikan efek jera kepada para pelaku peredaran miras ilegal.
"Penangkapan ini merupakan bukti komitmen TNI AL dalam mendukung kebijakan pimpinan TNI AL, Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan dalam memberantas segala bentuk kegiatan ilegal, termasuk peredaran miras tanpa izin,” tegasnya.
Editor : Agung Sedana