RADARBANYUWANGI.ID - Penyanyi cilik kebanggaan Banyuwangi, Farel Prayoga, menunjukkan sikap dewasa di tengah badai yang menimpa keluarganya.
Ia kedapatan menjenguk sang ayah, Joko Suyoto (46), yang kini resmi menjadi tahanan Polresta Banyuwangi karena tersandung kasus judi online.
Usai mendapatkan kabar penangkapan sang ayah, Farel yang sedang persiapan manggung di Jakarta langsung pulang kampung.
Hari ini, sekitar pukul 12.30 WIB, Farel Prayoga diantar segenap kru manajemen datang ke ruang tahanan Polresta Banyuwangi.
Kehadiran Farel ini menjadi sorotan, sekaligus menuai empati dari masyarakat.
"Saya baru saja tiba dari Jakarta. Ingin menjenguk bapak, bagaimana keadaannya," ujar Farel, Kamis (12/6/2025).
Kasus ini bermula dari penggerebekan yang dilakukan oleh Satreskrim Polresta Banyuwangi pada Selasa pagi (10/6).
Polisi menangkap Joko Suyoto di rumahnya, yang juga berfungsi sebagai warung kecil, di Desa Kepundungan, Kecamatan Srono, Banyuwangi.
Saat ditangkap, Joko sedang menggunakan ponsel untuk bermain judi online jenis mahjong.
Dari keterangan resmi, Joko diketahui telah beberapa kali mengakses platform perjudian digital. Polisi juga mengamankan barang bukti berupa ponsel dan rekam jejak transaksi elektronik yang mengarah pada aktivitas judi.
Saat ini, ia ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat Pasal 303 KUHP tentang perjudian, yang ancamannya mencapai 10 tahun penjara atau denda maksimal Rp 25 juta.
Selain Joko, ibunya Farel Prayoga, Siti Mujayanah juga sempat diamankan saat penggerebekan berlangsung. Namun, setelah pemeriksaan, polisi menyatakan bahwa ia tidak terlibat secara langsung dan statusnya hanya sebagai saksi.
Kunjungan Farel Prayoga ke tahanan Polresta Banyuwangi untuk menjenguk ayahnya menandai sisi kemanusiaan di balik sorotan dunia hiburan.
Di tengah tekanan publik dan proses hukum yang berjalan, Farel memilih untuk hadir dan memberikan dukungan moril kepada ayahnya.
Momen ini menunjukkan kedewasaan Farel yang tak hanya dikenal karena suara emasnya, tetapi juga karena keteguhan hatinya sebagai anak. Meskipun saat ini ia masih berusia 14 tahun.
Editor : Agung Sedana