Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Bayi Laki-Laki Ditemukan Usai Buka Puasa di Depan Rumah Warga di Kota Bogor, Ini Pesan Orang Tuanya Lewat Sebuah Surat

Ali Sodiqin • Rabu, 26 Maret 2025 | 18:33 WIB
Bayi laki-laki yang ditemukan warga Mulyaharja di depan rumahnya pada Minggu (23/3/2025). (Foto: Polsek Bogor Selatan)
Bayi laki-laki yang ditemukan warga Mulyaharja di depan rumahnya pada Minggu (23/3/2025). (Foto: Polsek Bogor Selatan)

RADARBANYUWANGI – Warga RT 2 RW 8, Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan, Jawa Barat, digegerkan dengan penemuan seorang bayi laki-laki berusia sekitar satu bulan pada Minggu petang.

Bayi tersebut ditemukan oleh seorang warga bernama MB (21) di depan rumah tetangganya, HB (41), setelah berbuka puasa.

Kapolsek Bogor Selatan, Maman Firmansyah, menjelaskan bahwa penemuan bayi tersebut terjadi ketika MB sedang berada di rumah HB.

Setelah berbuka puasa, MB keluar rumah dan terkejut melihat seorang bayi laki-laki tergeletak di depan rumah dalam keadaan hidup, terbungkus selimut dan dilengkapi dengan perlengkapan dot serta botol susu.

MB segera memberitahukan penemuan tersebut kepada HB, yang kemudian melaporkannya kepada ketua RW setempat.

"Bayi tersebut kemudian mereka bawa ke Bidan Ruswanti yang ada di sekitar lingkungan untuk diperiksa kesehatannya. Kejadian ini kemudian dilaporkan ke Polsek Bogor Selatan," ungkap Firman, seperti dikutip dari Radar Bogor.

Selain perlengkapan bayi, ditemukan pula sebuah surat yang diduga ditulis oleh orang tua bayi tersebut.

Dalam surat itu tertulis bahwa bayi yang diberi inisial MHA lahir secara prematur pada 25 Februari 2025.

Penulis surat menyampaikan rasa terima kasih jika bayi tersebut dirawat oleh keluarga pemilik rumah dan meminta maaf jika kehadiran bayi itu merepotkan.

Surat tersebut juga mencantumkan kebiasaan perawatan yang diterima bayi, seperti pemberian Air Susu Ibu (ASI) setiap 2-3 jam, menjaga bayi dalam keadaan hangat, jauh dari kerumunan orang, mandi dua kali sehari, dan pemberian vitamin.

Saat ini, bayi tersebut telah diadopsi oleh keluarga Iptu (Purn) Asnadi.

"Kami akan terus melakukan penyelidikan dan meminta keterangan dari saksi-saksi terkait penemuan bayi ini," tutup Kapolsek Maman Firmansyah.

Kejadian ini menjadi perhatian masyarakat setempat dan menimbulkan berbagai reaksi, mulai dari keprihatinan hingga rasa syukur atas keselamatan bayi tersebut. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#jawa barat #kota bogor #Bayi Dibuang #Temuan Bayi