Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Ini Penyebab Paman Pukul dan Lempar Piring ke Ponakan di Purwoharjo Banyuwangi

Redaksi • Jumat, 13 Desember 2024 | 18:12 WIB
ATW, tersangka penganiayaan.
ATW, tersangka penganiayaan.

RadarBanyuwangi.id – Diduga melakukan melakukan penganiayan, ATW, 40, warga Dusun Curahjati, Desa Grajagan, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi, ditangkap oleh anggota polsek setempat pada Rabu (11/12).

Korban diduga telah memukul dan melempar piring pada SA, 18, yang masih keponakannya sendiri.

Kapolsek Purwoharjo, Iptu Edi Wahono mengatakan, dugaan penganiayaan itu berawal saat SA sedang menyapu di rumah.

Ia mendengar ada suara lemparan batu bata di luar rumahnya. “Pelaku lempari batu bata ke rumah korban,” ujarnya.

Mendengar suara itu, lanjut Kapolske, korban segera keluar untuk mengengetahui asal suara.

Ternyata, suara itu berasal dari ATW yang terus menerus melempari rumahnya menggunakan batu bata.

“Korban kaget melihat pamannya melempari batu rumahnya,” katanya.

Kapolsek menyebut, SA sempat bertanya kepada pamannya mengapa melempari batu bata rumahnya. Namun, pelaku hanya diam.

“Pelaku malah mendekati korban dan memukulinya menggunakan tangan kosong dan mengenai hidungnya,” jelas Kapolsek Purwoharjo.

Tak puas menggunakan tangan kosong, Edi mengungkap pelaku segera mengambil piring keramik yang berada didekatnya dan melemparkan ke arah kepala korban.

“Lemparan piring mengenai bagian belakang kepala korban,” cetusnya.

Korban sempat berteriak meminta tolong kepada tetangganya. Kebetulan, saat itu ada tetangga yang lewat di depan rumahnya dan segera menolong dan membawa ke klinik terdekat untuk segera dirawat.

Sedangkan pelaku kembali ke rumahnya yang berada di dekat rumah korban.

“Korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Purwoharjo saat berada di klinik,” terangnya.

Gara-gara dianiaya pelaku, jelas dia, SA menderita luka memar pada hidungnya dan luka pada bagian belakang kepalanya.

Sekitar pukul 16.30, petugas Polsek Purwoharjo segera meluncur ke i rumah pelaku dan mengamankannya. “Pelaku kita amankan beserta barang buktinya,” kata Kapolsek Purwoharjo.

Kapolsek menjelaskan selama ini korban tinggal bersama neneknya saja.

Ayah SA berada di rumahnya di Dusun/Desa Grajagan, sedangkan ibunya bekerja di luar negeri.

“Saat itu neneknya berada di kamar rumah,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Genteng.

Alasan pelaku melakukan aksi tersebut, ungkap Kapolsek, ATW merasa jengkel melihat SA sering melawan neneknya.

Sehingga, pelaku ingin membalas dendam kepada korban. “Neneknya SA itu ya ibu kandung ATW,” cetusnya.(cw2/abi)

Editor : Ali Sodiqin
#paman #grajagan #purwoharjo #ponakan #penganiayaan