Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Giliran Warga Rogojampi Banyuwangi Lakukan Bundir, Korban Pernah Ancam Istri dengan Sajam

Redaksi • Sabtu, 19 Oktober 2024 | 18:00 WIB
Personel Polsek Rogojampi di rumah korban di Dusun Lugonto, Desa Rogojampi, Jumat (18/10).
Personel Polsek Rogojampi di rumah korban di Dusun Lugonto, Desa Rogojampi, Jumat (18/10).

RadarBanyuwangi.id Kasus bunuh diri (bundir) kembali terjadi di Kabupaten Banyuwangi. Miswari, 59, warga Dusun Lugonto, Desa/Kecamatan Rogojampi, ditemukan tewas tergantung di kamar mandi rumahnya, Jumat (18/10). Diduga dia nekat mengakhiri hidup karena depresi.

Kapolsek Rogojampi Kompol Imron mengungkapkan, insiden tersebut pertama kali diketahui oleh istri korban, Kartini, 52. Dini hari kemarin sekitar pukul 03.30 WIB, Miswari masih masih berbincang dengan Kartini di kamarnya.

Kemudian Kartini tertidur dan bangun pukul 03.40 WIB. ”Saat terbangun, istri korban menyadari bahwa korban tidak berada di kamarnya,” ungkap Imron.

Menyadari suaminya tidak berada di kamar, imbuh Imron, Kartini kemudian mencari ke luar kamar. Dia melihat lampu kamar mandi menyala dan pintu tertutup dari dalam. Akhirnya, pintu didorong dengan paksa dan Miswari ditemukan telah tewas tergantung.

”Korban ditemukan sudah menggantung di atas sumur di dalam kamar mandinya menggunakan tali tampar kuning kecoklatan sepanjang 2 meter,” imbuh Imron.

Pada pukul 04.15 WIB, Kepala Dusun Lugonto, Desa Rogojampi, Sanimah melaporkan kejadian tersebut kepada petugas jaga di Polsek Rogojampi.

Tidak berselang lama, personel Polsek Rogojampi dipimpin Kapolsek Kompol Imron tiba di lokasi bersama petugas kesehatan Puskesmas Gitik untuk melakukan identifikasi.

Setelah diidentifikasi, tidak ditemukan luka atau tanda-tanda tindak kriminalitas. Korban dinyatakan murni tewas karena gantung diri. Keluarga korban juga tidak bersedia dilakukan otopsi.

”Pihak keluarga telah membuat surat penolakan otopsi terhadap korban. Selanjutnya korban kami serahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” ujar Imron pada Jawa Pos Radar Banyuwangi.

Sebelumnya, Miswari diketahui memang mengalami depresi sejak dua bulan belakangan. Dia juga sering berhalusinasi. Bahkan, kata Kompol Imron, dia pernah mengancam istrinya menggunakan senjata tajam.

”Istrinya bercerita begitu. Namun, kami masih belum mengetahui secara pasti penyebab depresi yang dialami korban,” pungkasnya. (cw1/aif/c1)

Editor : Ali Sodiqin
#bundir #rogojampi #bunuh diri #depresi #banyuwangi #gantung diri