Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Respon Aksi Penjambretan di Banyuwangi, Celine van Damme Bilang Begini

Fredy Rizki Manunggal • Jumat, 11 Oktober 2024 | 18:45 WIB
Pelaku Penjambretan ditangkap (kiri). Celine van Damme, korban. (Ramada Kusuma/Radar Banyuwangi)
Pelaku Penjambretan ditangkap (kiri). Celine van Damme, korban. (Ramada Kusuma/Radar Banyuwangi)

RadarBanyuwangi.id - Korban penjambretan, Celine van Damme, mengapresiasi langkah Pemkab Banyuwangi atas respons aparat kepolisian yang dengan cepat menangkap pelaku jambret.

Celine sangat berterima kasih dengan Pemkab Banyuwangi, khususnya Disbudpar yang langsung sigap atas kejadian ini.

”Tadi tim Disbupar mendatangi saya untuk memastikan diri saya baik-baik saja. Saya diberi merchandise di dalam goodie bag,” ujar Celine, turis asal Belgia, dalam pengakuannya lewat video yang dikirim Disbudpar kepada Radar Banyuwangi.

Celine berharap, semoga ke depannya tidak ada kejadian seperti ini lagi karena Banyuwangi dikenal sebagai gudangnya destinasi wisata.

Sebelum kejadian ini, dia mengaku sudah mengunjungi Kawah Ijen dengan pesona api birunya yang menawan.

Celine juga sempat mengunjungi Pantai Marina Boom untuk menikmati pesisir tengah kota Banyuwangi yang sangat cantik.

”Semoga tidak ada kejadian serupa lagi,” harapnya. 

Celine juga menceritakan kejadian yang baru saja dialami.

Kejadian tersebut bermula saat dia berjalan di sekitar Taman Makam Pahlawan yang tidak jauh dari tempatnya menginap.

”Saya tadi dari minimarket di Jalan Ahmad Yani, lalu jalan pulang menuju tempat saya menginap. Tiba-tiba dari belakang ada orang tak dikenal mengambil paksa barang saya. Pelaku yang menggunakan motor matic terebut lalu ngebut,”  ungkapnya.

Sementara itu, sejumlah pelaku wisata mengutuk keras aksi penjambretan yang dilakukan oleh warga Sumberrejo tersebut.

Di mata para pelaku wisata, tindakan tersebut bisa merusak citra Banyuwangi sebagai kota wisata. 

”Faktor utama kunjungan wisatawan adalah keamanan, kenyamanan, selain fasilitas dan destinasi sebagai daya tarik. Kalau gak ada jaminan keamanan, pasti mereka kapok dan segan berkunjung. Karena itu, pelaku jambret harus dihukum sesuai perbuatannya,” ujar Arif Akbar, pelaku wisata dari Arjuna Tour. (fre/aif/c1)

Editor : Ali Sodiqin
#taman makam pahlawan #wna dijambret #jambret #turis dijambret #penjambretan #banyuwangi #belgia