RadarBanyuwangi.id – Aksi penjambretan tak pandang waktu. Siang bolong pun, pelaku nekat beraksi di gang sempit belakang Taman Makam Pahlawan (TMP) Wisma Raga Satria Banyuwangi kemarin (9/10).
Sasaran kejahatan adalah seorang turis wanita asal Belgia berinisial CL, yang siang itu tengah berjalan kaki di gang tersebut.
Penjambretan terjadi1 pukul 10.30. Aksi pelaku sempat terekam kamera CCTV. Pelaku naik sepeda motor Honda Beat mengenakan baju biru dan helm hitam. Usai merampas dompet korban, pelaku langsung tancap gas.
Di dalam dompet berisi paspor dan uang tunai sekitar Rp 200 ribu. Pascakejadian tersebut, korban langsung melapor ke Polsek Banyuwangi.
Aksi penjambretan di belakang TMP dibenarkan oleh Kapolsek Banyuwangi AKP Hadi Waluyo.
Korban datang ke polsek diantar seorang guide untuk melaporkan barang-barangnya yang hilang sebagai persyaratan untuk mengurus dokumen imigrasi.
”Korban melapor kehilangan paspor dan sejumlah uang saja. Untuk kepulangan ke negaranya, korban memerlukan paspor sehingga harus melakukan pengurusan di kantor Imigrasi,” katanya.
Hadi menambahkan, selama di polsek, korban tidak melaporkan aksi penjambretan. Pihaknya hanya membuatkan surat kehilangan saja.
”Kami tidak mengetahui kalau pelapor merupakan korban jambret. Yang bersangkutan datang ke polsek hanya minta surat kehilangan saja,” terangnya.
Hadi mengakui aksi yang terekam kamera CCTV sempat viral di media sosial. Korban yang berjalan seorang diri dibuntuti oleh pelaku yang mengendarai sepeda motor.
”Pelaku menggunakan sepeda motor. Korban berusaha mengejar pelaku, tapi tidak sampai,” jelasnya.
Terkait insiden ini, Hadi mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati.
Jika keluar rumah sendirian di jalan sepi tidak usah memakai perhiasan yang mencolok karena bisa menjadi incaran penjahat.
Pihaknya juga akan memperketat penjagaan di sejumlah tempat rawan kejahatan.
”Kami akan optimalkan kembali patroli keliling, siang atau malam hari,” tegasnya. (rio/aif/c1)
Editor : Ali Sodiqin