Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Metamorfosis Ulat, Dari Larva Berubah Menjadi Kupu-Kupu

Lugas Rumpakaadi • Minggu, 28 April 2024 | 16:30 WIB

CANTIK: Kupu-kupu terbang di dekat alirang sungai Kalilo di wilayah Kelurahan/Kecamatan Giri, Banyuwangi.
CANTIK: Kupu-kupu terbang di dekat alirang sungai Kalilo di wilayah Kelurahan/Kecamatan Giri, Banyuwangi.
Radarbanyuwangi.id - Ulat adalah tahap larva dari anggota ordo Lepidoptera. Dari ulat, Nantinya akan berubah menjadi kupu-kupu.

Namun istilah ulat tidak selalu merujuk secara konsisten pada larva pada ordo itu saja. Secara umum, segala jenis larva serangga yang mengalami metamorfosis sempurna disebut ulat oleh masyarakat awam.

Meskipun sebenarnya, menurut Sybill Parker dalam bukunya yang berjudul McGraw-Hill Dictionary of Biology, ulat sejatinya hanya merujuk pada larva dari ordo Lepidoptera saja.

Sebagian besar ulat adalah spesies herbivora atau pemakan tumbuhan, terutama bagian daun. Namun, ada juga yang bersifat insektivora dan bahkan kanibal. Beberapa ulat juga diketahui memakan produk hewani lainnya.

Kebanyakan ulat merupakan pemakan yang rakus, dan banyak di antaranya menjadi hama serius dalam pertanian. Namun, menariknya, banyak spesies ngengat lebih dikenal pada tahap ulatnya daripada sebagai ngengat dewasa karena kerusakan yang ditimbulkan pada buah-buahan dan hasil pertanian lainnya.

Meskipun demikian, tidak semua ulat bersifat merugikan. Beberapa spesies ulat bahkan sangat bermanfaat bagi manusia. Misalnya, ulat digunakan sebagai sumber sutra, makanan bagi manusia dan hewan ternak, serta sebagai agen pengendalian biologis untuk hama tanaman, termasuk gulma.

Larva merupakan tahap metamorfosis dalam dunia serangga. Sebelum menjadi larva, serangga dewasa akan bertelur di tempat-tempat yang menjadi sumber makanan larva seperti dedaunan.

Dari telur itu, larva akan bermunculan dan mulai makan dengan rakus dengan jumlah hampir dua kali lipat berat tubuhnya. Larva inilah yang oleh masyarakat sering disebut ulat.

Sesudah makan cukup banyak, larva yang sudah berukuran cukup besar akan berubah menjadi kepompong atau pupa. Dan dalam beberapa hari kemudian, dari kepompong itu muncul serangga dewasa. (gas/bay)

Editor : Niklaas Andries
#serangga #ulat #manusia #larva #gulma #biologis #herbivora #bertelur #pengendalian #Kupu-Kupu #dewasa #hama tanaman #sumber makanan