Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Karaoke Grand Royal di Gambiran Banyuwangi Terbakar, Sumber Api Diduga dari Korsleting Listrik Saluran AC Room 22

Lugas Rumpakaadi • Jumat, 1 Maret 2024 | 16:08 WIB

KERAHKAN MOBIL DAMKAR: Petugas Damkarmat dari Sektor Genteng dan Srono memadamkan api yang membakar tempat karaoke Grand Royal di Gambiran, pukul 00.30, Kamis dini hari (1/3)
KERAHKAN MOBIL DAMKAR: Petugas Damkarmat dari Sektor Genteng dan Srono memadamkan api yang membakar tempat karaoke Grand Royal di Gambiran, pukul 00.30, Kamis dini hari (1/3)
Radarbanyuwangi.id – Tempat karaoke dan restoran Grand Royal di Dusun Krajan I, Desa/Kecamatan Gambiran, terbakar pada Kamis (29/2) sekitar pukul 00.30.

Api muncul dari salah satu ruangan karaoke di dalam kompleks hotel tersebut.

Kebakaran di tempat hiburan ini kali pertama diketahui oleh Andika Pratama, 26, salah satu karyawan Grand Royal Hotel asal Gambiran.

”Awalnya tidak tahu ada kebakaran, tapi saat pegawai mau pulang, pukul 00.30 ada bau gosong,” katanya Kamis (29/2).

Mencium aroma benda terbakar, imbuh Andika, beberapa pegawai hotel tidak langsung pulang.

Mereka lebih dulu mengecek bagian dalam tempat hiburan itu.

”Ada beberapa karyawan yang masuk ke ruang karaoke,” katanya.

Saat dicari, ternyata asap pekat sudah muncul dari room 22 di tempat karaoke.

Beberapa pegawai yang belum pulang, segera memadamkan api dengan alat pemadam api ringan (APAR).

”Sempat disemprot APAR, tapi asap semakin tebal, lalu memanggil petugas damkar (pemadam kebakaran),” jelas Andika.

Sekitar pukul 01.24, petugas damkar beserta lima unit mobilnya tiba di lokasi untuk memadamkan api di salah satu ruangan karaoke yang ada di dalam gedung.

”Proses pemadaman berlangsung lama karena tebalnya kepulan asap,” ungkap Kasi Penyelamatan dan Evakuasi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Banyuwangi Salam Bikwanto.

Api yang berasal dari ruang nomor 22 itu, jelas Salam, menimbulkan asap pekat yang menyebabkan mata perih.

Selain itu, juga membuat kesulitan bernapas bila terlalu lama berada di dalam ruangan.

”Peralatan terbatas, tidak ada tabung oksigen SCBA,” ungkapnya.

Berkat kerja keras petugas Damkarmat dari Markas Komando (Mako) Banyuwangi dan Sektor Genteng serta Srono, api akhirnya bisa dipadamkan.

”Api baru bisa padam sekitar pukul 05.00, dan langsung dilakukan pendinginan hingga selesai pukul 06.22,” katanya.

Manajer Grand Royal Gambiran Khoirur Rozikin mengatakan, api yang membakar room 22 di tempat karaoke itu diduga berasal dari korsleting listrik.

”Intinya api timbul karena korsleting itu,” ujarnya.

Hanya saja, saat wartawan hendak mengambil foto di dekat ruangan yang baru terbakar, Rozikin tidak mengizinkan dan hanya memperbolehkan mengambil foto di luar gedung.

”Tidak perlu masuk, cukup di luar saja,” katanya singkat dengan nada tidak bersahabat.

Sementara itu, berdasarkan penyelidikan anggota Polsek Gambiran, kebakaran diduga akibat ada korsleting listrik di saluran pendingin ruangan (AC) ruang karaoke nomor 22.

”Beruntung saat itu sudah tidak ada aktivitas sehingga tidak ada korban jiwa. Hanya kerugian material Rp 50 juta,” ungkap Kapolsek Gambiran AKP Badrodin Hidayat. (gas/abi/c1)

 

Editor : Niklaas Andries
#gambiran #pegawai hotel #dusun #polsek #korban jiwa #bau gosong #Room #api #pendinginan #petugas damkar #terbakar #alat pemadam api #desa #apar #Unit #kerugian #aroma #karaoke #material #kebakaran #benda #Korsleting Listrik