Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Bos dan Karyawan Bakso Kondusif Banyuwangi Sepakat Damai, Tapi Karyawan Harus Ajukan Lamaran Lagi

Bagus Rio Rohman • Sabtu, 4 November 2023 | 19:50 WIB
KEMBALI KONDUSIF: Owner Bakso Kondusif, Kukuh Santoso, menyerahkan amplop berisi barang dan dokumen kepada karyawan setelah sepakat berdamai, Jumat (3/11).
KEMBALI KONDUSIF: Owner Bakso Kondusif, Kukuh Santoso, menyerahkan amplop berisi barang dan dokumen kepada karyawan setelah sepakat berdamai, Jumat (3/11).

RadarBanyuwangi.id – Warung Bakso Kondusif yang berlokasi di Jalan Pajajaran, Kelurahan Tamanbaru, Banyuwangi, akhirnya kembali kondusif.

Jumat (3/11), konflik antara pemilik warung bakso dengan sejumlah karyawannya berakhir damai.

Seluruh permintaan karyawan dikabulkan oleh owner Bakso Kondusif, Kukuh Santoso. Kukuh didampingi kuasa hukumnya, Alex Budi Setiawan, Jumat (3/11), bertemu satu meja dengan karyawan yang didampingi kuasa hukumnya Sugeng Hariyanto.

Melalui pertemuan tersebut, kedua belah pihak sepakat damai untuk memulihkan kembali nama baik Bakso Kondusif Pak Yanto.

Selain menyepakati perdamaian, Kukuh juga mengembalikan seluruh barang milik karyawan yang sempat diserahkan kepadanya.

Meski sudah damai, namun sepuluh karyawan tampaknya tidak bisa bekerja lagi di warung bakso. Kalau toh akan tetap bekerja, mereka harus mengajukan lamaran lagi.

”Sudah kita sepakati berdamai agar Bakso Kondusif kembali kondusif sesuai namanya,” ujar Alex Budi Setiawan, selaku kuasa hukum Bakso Kondusif.

Alex menambahkan, seluruh permintaan karyawan sudah disepakati owner, baik pembayaran gaji maupun uang pengganti.

”Untuk barang-barang yang sempat ditinggalkan sudah diserahkan oleh owner bakso,” katanya.

Terkait status karyawan, Alex menyebut bukan diberhentikan. Kalau mau bergabung dengan bakso kondusif, mereka harus mengajukan lamaran pekerjaan lagi. Alasannya, Bakso Kondusif melakukan pembaruan manajemen.

”Ada pembaruan manajemen, para karyawan bisa melamar ulang yang nantinya akan diseleksi secara langsung,” tuturnya.

Alex menambahkan, sebenarnya tidak ada kerugian yang dialami oleh Bakso Kondusif. Alex menyebut hanya terjadi miskomunikasi antara pemilik dan karyawan. Setelah dilakukan penghitungan ulang, kerugian Rp 60 juta tidak ditemukan.

”Setelah pembukuan tidak ditemukan kerugian. Hanya terjadi miskomunikasi saja antara klien kami dengan para karyawan,” tegasnya.

Kuasa hukum karyawan, Sugeng Hariyanto mengungkapkan, konflik tersebut akhirnya bisa diselesaikan. Para karyawan bisa mendapatkan haknya kembali, baik uang gaji, uang saku, maupun barang-barang yang menjadi jaminan.

”Alhamdulillah, semua barang sudah dikembalikan, gaji karyawan telah dibayarkan secara penuh. Kita sepakat untuk berdamai,” tegasnya.

Sugeng berharap, konflik tersebut tidak terjadi lagi. Bagi karyawan yang gajinya belum terbayarkan, bisa langsung berkomunikasi dengan pemilik warung.

”Kami akan tetap menjembatani karyawan jika memang dibutuhkan lagi,” tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, konflik antara karyawan dan pemilik Warung Bakso Kondusif di Jalan Prambanan, Kelurahan Tamanbaru, belum berakhir.

Sepuluh karyawan malah menyewa seorang pengacara untuk menyelesaikan konflik tersebut.

Pengacara yang ditunjuk adalah Sugeng Hariyanto. Lawyer yang tinggal di Giri tersebut diminta mewakili para karyawan yang mencari keadilan. Para karyawan dituding sebagai penyebab adanya kerugian yang dialami pemilik warung bakso.

Para karyawan diminta menjaminkan sejumlah barang sebagai pengganti kerugian. Mereka bahkan harus rela meninggalkan barang berharganya seperti cincin, gelang, hingga sepeda motor mereka. (rio/aif/c1)

Editor : Ali Sodiqin
#owner #kondusif #warung #bakso #karyawan #banyuwangi #bos #konflik